Lanal Banten Berhasil Menangkap MH, Diduga Pengedar Uang Palsu 

Lanal Banten Berhasil Menangkap MH, Diduga Pengedar Uang Palsu 

Danlanal Banten bersama Kasat reskrim Polres Cilegon saat memberikan keterangan pada awak media (22/01/2023).

CYBER88 | Merak, Banten– Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banten, Berhasil menangkap pelaku pengedaran uang palsu di KMP Royce 1 yang hendak menyeberang ke pelabuhan Bakauheni kejadian pada pukul 14:55 WIB, sore. Minggu (22/01/3023)

Berdasar informasi Intel Lanal Banten yang telah didapatkan sebelumnya, Tim gabungan yang terdiri dari personel Satgas TNI AL Lanal Banten, pihak ASDP dan security Kapal Motor Penyebrangan (KMP) Royce 1 melakukan pemantauan secara intensif terhadap penumpang KMP-Royce 1 yang akan melaksanakan penyeberangan lewat laut menuju Bakauheni

Peristiwa penangkapan  dilakukan oleh salah satu personel angkatan laut yang sedang berjaga, yang merasa curiga atas gerak gerik pelaku, pelaku tersebut berasal dari daerah Bojonegoro berusia 35 tahun berinisial MH.

"Moment liburan ini di manfaatkan oleh berbagai macam tindak kejahatan seperti kejadian sore tadi sempat terjadi transaksi uang palsu diatas kapal (KMP Royce 1) melalui perairan Merak menuju Bakauheni, Namun setelah dilakukan penyelidikan pelaku beserta barang bukti berhasil di amankan." Papar Komandan Lanal Banten, Kolonel Laut(P) Dedy Komarudin, pada awak media.Dari pelaku berhasil diamankan uang palsu sebanyak 6600 lembar pecahan Rp 10.000 atau  senilai Rp 66.000.000 

" Setelah di selidiki ternyata pelaku sempat melakukan transaksi dan uang palsu pecahan 10 ribu rupiah yang di temukan berjumlah 6600 lembar dan jika itu uang asli akan bernilai 66 juta rupiah. uang palsu tersebut rencana akan dibawa ke daerah Panjang, Bandar Lampung. Dan untuk penyelidikan lebih lanjut akan kami serahkan kasus ini pada Polres Cilegon." Imbuhnya.

Sementara, AKP M.Nandar , Kasat Reskrim Polres Cilegon, mengatakan," Kami akan melakukan pendalaman dan pengembangan terkait dugaan pengedaran uang palsu serta penyelidikan lalu selanjutnya akan kami serahkan kepada kejaksaan," tutupnya. (TR)

Komentar Via Facebook :