Diduga Alergi Terhadap Wartawan, Kepala Desa Sembung Terkesan Menghindar
CYBER88 | Lamongan -- Kepala Desa Sembung Kecamatan Sukorame Kabupaten Lamongan, diduga alergi terhadap wartawan, pasalnya seringkali terkesan menghindar ketika Kontrol Sosial hendak mengkonfirmasi ataupun silaturahmi terkait perkembangan Desa baru-baru Ini.
Dijaman keterbukaan informasi seperti saat ini sosok pejabat tentu sudah tidak asing lagi dengan media yang mana segala bentuk kegiatan selalu diberitakan, karena media itu sendiri mitra dari pemerintah, selain itu, media atau pers berfungsi sebagai kontrol sosial yang dilindungi oleh Undang-Undang saat menjalankan tugas jurnalistiknya.
Namun justru yang terjadi malah sebaliknya pada kepemimpinan Kades Sembung sekarang ini, terkesan selalu menghindar dan tidak mau di konfirmasi terkait perkembangan program PTSL yang ada didesanya.
Begitu saat awak media ini melakukan konfirmasi ke Kantor Desa Sembung terkait program PTSL, Kepala Desa langsung pergi.
Salah satu Kepala Dusun, ketika ditanya soal siapa ketua panitia PTSL nya di Kantor Desa setempat, pihaknya mengatakan tidak tahu, dan langsung menghindar. Padahal sudah jelas dia sedang melakukan pemberkasan PTSL.
"Nggak tau ketua panitia PTSL nya mas,"katanya singkat, langsung keluar ruangan. Senin (8/5).
Setelah itu awak media juga ikut keluar, namun anehnya sepeda motor Kepala Desa yang sebelumnya terparkir didepan kantor sudah tidak ada, dan salah satu Pendamping PKH mengatakan barusan saja Kepala Desa pergi.
Terpisah salah satu warga Desa Sembung J mengatakan bahwa biaya PTSL nya Rp. 780.000.
"Biaya PTSL nya Rp. 700.000, biaya pendaftaran Rp. 20.000, dan biaya Materai Rp. 60.000, untuk lebih jelasnya langsung ke Kantor Desa saja mas," kata J, Senin (8/5).
Sikap Kepala Desa yang tiba-tiba pergi, tentu saja hal tersebut membuat awak media merasa ada yang ditutupi. Hingga berita ini ditayangkan Kepala Desa belum dapat dikonfirmasi lebih lanjut.


Komentar Via Facebook :