Bupati Bandung Pantau Langsung Proses Relokasi Pedagang Pasar Banjaran
CYBER88 | Bandung -- Meski sejak dua hari lalu sebagian para pedagang mulai menempati tempat penampungan berjualan sementara (TPBS), namun secara serentak hari ini Senin (5/6) para pedagang eksisting maupun PKL direlokasi.
Pihak Dinas Perdagangan dan Perindustian (Disdagin) pun sebelumnya telah mengeluarkan pemberitahuan pada para pedagang terkait jadwal relokasi. Proses relokasi mendapat pengamanan dari unsur gabungan TNI, Polri dan Pol PP.
Nampak di lokasi, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bandung Dicky Anugrah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bandung Adjat Sudrajat, Kabag Ops Polresta Bandung Kompol Sungkowo dan jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung serta Forkopimcan dan Kepala Desa Banjaran Kota Dadang Hemayana.

Baca Juga : Revitalisasi Pasar Banjaran, Ribuan Pedagang yang Sudah mengambil Kunci Mulai Menempati Tempat Relokasi
Proses relokasi ke dua tempat yakni alun alun banjaran dan bekas pembuangan sampah, dipantau langsung oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna yang menyempatkan hadir dalam tahapan revitalisasi Pasar Banjaran ini.
H engkus, Direktur PT Bangun Niaga Perkasa (BNP) yang merupakan Mitra Bangun Guna Serah Bangunan dan pengelolaan pasar sehat Banjaran Nampak mendampingi Bupati Bandung,
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bandung yang akrab disapa Kang DS ini, menyempatkan untuk berkomunikasi dengan para pedagang.
"Alhamdulillah para pedagang sangat menyambut baik dan bahagia dengan ada program revitalisasi pasar Banjaran ini karena sudah lama dinanti," ujarnya.
Menurut kang DS, program revitalisasi pasar Banjaran merupakan program pemerintah dan untuk kepentingan masyarakat. Melihat respon dan sambutan para pedagang, pihaknya optimis pelaksanaan revitalisasi pasar Banjaran akan berjalan dengan baik dan lancar.
Karena demikian, Kang DS berharap semua pihak memberikan dukungan agar tahapan demi tahapan dalam revitalisasi ini berjalan lancar dan sukses. Sebab, dengan adanya revitalisasi kedepan pasar Banjaran akan tertata dengan baik, layak dan sehat.
Soal masih adanya pihak pedagang yang kontra, Kang DS mengaku memahami hal itu dan menurutnya sangat wajar. Sebab, dalam setiap program atau kebijakan pasti ada yang setuju dan tidak. Namun, sambung dia, apa yang dilakukan oleh pemerintah hanya untuk kepentingan masyarakat.


Komentar Via Facebook :