Pembangunan TPT Desa Plaosan Dipertanyakan 

Pembangunan TPT Desa Plaosan Dipertanyakan 

CYBER88 | Lamongan - Dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas harus memperhatikan berbagai aspek, mulai dari perencanaan, bahan material yang berkualitas, serta titik lokasi yang akan di bangun. 

Selain berfungsi sebagai penahan tanah dari ancaman longsor, TPT tersebut juga memiliki fungsi sebagai penunjang jalan lingkungan yang berada diatasnya agar tidak amblas sewaktu-waktu. 

Salah satu proyek pembangunan TPT di Desa Plaosan, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan yang bersumber dari anggaran Dana Desa sebesar Rp. 195 Juta dengan Volume 92 x 0.45 x  2,6 M dipertanyakan, pasalnya pembangunan tersebut meskipun tergenang air tetap berlanjut, dan untuk lantai dasar menggunakan matrial tahun kemaren.

Menurut warga yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan jika pembangunan seperti itu dikhawatirkan akan ambrol ketika di lewati truk saat musim panen tiba.

"Kalau pekerjaan seperti itu saya khawatir pasti tidak tahan lama mas jelas mliyet (ambrol) saat dilewati truk saat musim panen tiba nanti, karena meskipun tergenang air pembangunan tetap berlanjut tanpa menggunakan terpal plastik untuk membendung agar tidak terlalu banyak air yang masuk," ucapnya kepada media, Rabu (19/7).

Pihaknya juga mempertanyakan volume bangunan tersebut karena pondasi dasar bukan langsung tanah melainkan tambahan batu yang lama.

"Selain itu panjangnya pun perlu dipertanyakan apakah itu sudah sesuai? Karena semestinya volumenya masih kurang panjang kalau ada tambahan dari batu pondasi yang lama." pungkas nya.

Terpisah Kepala Desa Plaosan Seoyoto saat dikonfirmasi awak media di Kantor Desa juga mengakui memang banyak air dan ada tumpukan batu yang lama untuk pondasi dasar.

"Ya memang ada airnya, tapi Itu sudah dikasih di pancang mas biar kuat, susah kalau dikuras kecuali musim kemarau panjang itu baru bisa kering. Untuk yang bawah memang pondasi batu lama mas tidak di gali, tapi sudah di bor, dan memang tidak pakai terpal karena sudah cukup kuat." Ujarnya. Kamis (20/7). (Dan)

Komentar Via Facebook :