Proyek Pengecoran Jalan Desa Padaasih KBB - Citeureup Disoal Warga, Ini Masalahnya
CYBER88 | KBB - Proyek pengecoran jalan di Jalan di Desa Padaasih KBB - Citeureup, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Menimbulkan pertanyaan warga. Pasalnya dalam pekerjaannya, proyek tersebut tidak memasang papan nama dengan Lengkap, juga pelaksana dan konsultan jarang ada di lapangan.
Menurut salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, dalam proyek pengecoran jalan itu, kontaktor dinilai tidak mentaati peraturan dalam pembangunan di lokasi.
"Seharusnya pihak kontraktor memasang papan nama proyek dengan keterangan lengkap dan cross line diseputar area pengecoran," katanya, Minggu (30/07/2023).
Menurutnya, dengan dipasangnya papan nama proyek dengan keterangan lengkap sebagai informasi bagi publik juga keselamatan masyarakat disekitar proyek harus diperhatikan dengan memasang cross line disepanjang area pengecoran, untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan pengawasan pembangunan.
"Zaman sekarang segala sesuatunya dalam pemerintahan harus transparan. Kalau proyeknya berjalan seperti itu, akan timbul banyak pertanyaan dari masyarakat. Seperti dari mana sumber anggaran? berapa spek proyek yang dikerjakan? dan lain sebagainya," terangnya.
Apalagi masyarakat di sekitar lingkungan pengerjaan tidak disosialisasikan dan Marka proyek seperti cross line atau garis pembatas tidak ada, bahkan hak pengamanan lalu lintas khususnya oleh putra daerah yang diminta oleh pihak pelaksana selama 11 hari belum diselesaikan, sudah jelas ini menyalahi aturan.
"Dinas terkait seharusnya bersikap tegas. Bahkan kontraktor harus di blacklist karena tak mentaati aturan main yang ada," jelasnya.
Menurutnya, jalan yang menghubungkan antara desa padaasih dan Jalan Citereup kota Cimahi itu, saat ini sedang dilakukan perbaikan.
"Sebelumnya jalan itu sudah ada. Namun kondisinya rusak. Proyek tersebut sudah berjalan beberapa minggu lalu dan kemarin sampai hari ini sudah 2 hari ini tidak dilanjutkan dan pelaksana dilapangan pun saat ingin ditemui sangat susah.," katanya.
Proses pekerjaan yang sekarang dilakukan adalah pengecoran sepanjang 400m untuk RW 08 dan 300m untuk RW 07 desa padaasih, KBB.
"Sangat disesalkan pelaksanaannya kurang koordinasi dengan pemerintah dan warga setempat. Sehingga muncul isu-isu yang kurang sedap. Sejumlah warga sering menanyakan ke saya kapan jalan itu selesai. Karena dengan adanya proyek itu akses jalan ditutup sementara." ungkapnya. (Gan)


Komentar Via Facebook :