Pemdes Mekarbakti Gelar Musdesus Pembentukan Pengurus Koperasi Desa Merah Putih

Pemdes Mekarbakti Gelar Musdesus Pembentukan Pengurus Koperasi Desa Merah Putih

CYBER88 | Sumedang — Pemerintah Desa Mekarbakti, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) pada Minggu (25/05/2025), dalam rangka pembentukan pengurus Koperasi Desa Merah Putih.

Kegiatan berlangsung di Aula Gedung Serbaguna Desa Mekarbakti dan dimulai pukul 13.00 WIB, dibuka secara resmi oleh Aceng selaku pembawa acara.

Pembentukan koperasi ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Penguatan Koperasi Desa dan Pemerataan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Desa.

Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat dan pemerintahan desa, antara lain para Ketua RW se-Desa Mekarbakti, Ketua BPD beserta jajarannya, para Kepala Dusun, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta perwakilan dari Kecamatan Pamulihan melalui Kasipemdes. 

Hadir pula pendamping Koperasi Desa Merah Putih dan warga masyarakat Desa Mekarbakti. Mulyana, Sekretaris Desa Mekarbakti yang mewakili Kepala Desa dalam sambutannya, menyampaikan harapan besar terhadap koperasi tersebut.

“Semoga dengan hadirnya Koperasi Desa Merah Putih ini, perekonomian masyarakat desa bisa meningkat, terutama di sektor pertanian, peternakan, koperasi simpan pinjam, dan sektor produktif lainnya,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa koperasi ini diharapkan menjadi solusi untuk memutus mata rantai praktik pinjaman liar seperti bank emok yang marak di masyarakat.

Sementara itu, Sri selaku pendamping Koperasi Desa Merah Putih menjelaskan bahwa koperasi ini merupakan bagian dari program nasional.

“Koperasi Desa Merah Putih adalah program nasional. Harapannya, semua lapisan masyarakat bisa merasakan manfaat dan kesetaraan ekonomi, khususnya di tingkat desa,” tegasnya.

Dengan terbentuknya pengurus koperasi ini, Desa Mekarbakti menaruh harapan besar pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan ekonomi kerakyatan yang lebih sehat dan mandiri.(Kijadug)

 

 

 

 

 


 

Komentar Via Facebook :