Antisipasi Pencurian Hewan Ternak Jelang Idul Adha, Kapolsek Caringin Gelar Sambang Warga
CYBER88 | Bogor — Menjelang Hari Raya Idul Adha, potensi pencurian hewan ternak mulai menjadi perhatian. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kapolsek Caringin AKP Hendra Kurnia bersama jajarannya melaksanakan kegiatan sambang warga ke berbagai desa guna memberikan edukasi dan imbauan langsung kepada masyarakat.
Pada Jumat, 23 Mei 2025, Kapolsek Caringin didampingi Danramil Ciawi-Caringin Mayor Inf Budi Rachmat mengunjungi Kampung Cibeling, Desa Tangkil, Kecamatan Caringin. Keduanya disambut hangat oleh Kepala Desa Tangkil, H. Acep Awaludin, bersama warga setempat dalam rangkaian kegiatan jalan sehat keliling kampung.
“Sebetulnya kegiatan kunjungan ke warga ini merupakan program rutin setiap hari Jumat. Namun kali ini kami fokus ke Desa Tangkil,” ujar Kapolsek kepada media.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolsek dan Danramil menyempatkan berdialog langsung dengan warga. Mereka menyampaikan imbauan terkait pentingnya menjaga keamanan lingkungan, khususnya dalam mengantisipasi pencurian hewan ternak dan aksi premanisme menjelang Idul Adha.
“Kami mengajak warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama karena banyak masyarakat di wilayah ini memelihara domba dan sapi. Jika ada hal-hal mencurigakan, jangan segan untuk segera melapor ke Bhabinkamtibmas atau langsung ke Polsek,” tegas AKP Hendra.
Kapolsek juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan (Kamtibmas), dengan berkoordinasi secara intensif bersama aparat keamanan di tingkat desa.
Sementara itu, Kepala Desa Tangkil, H. Acep Awaludin, mengapresiasi kegiatan sambang warga yang dilaksanakan oleh Polsek Caringin. Ia menilai kegiatan ini sangat bermanfaat karena membuka ruang komunikasi langsung antara warga dan aparat keamanan.
“Kunjungan ini sangat positif, terlebih ini adalah pertama kalinya Kapolsek langsung turun menyapa warga di kampung. Dengan adanya dialog, warga bisa langsung menyampaikan keluhan dan mendapat arahan dari pihak kepolisian,” kata Acep.
Ia juga mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut sangat membantu pihak desa, terutama karena wilayah yang dikunjungi berada di kaki Gunung Pangrango, dengan akses yang cukup jauh dari kantor desa.
“Warga sangat antusias. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan secara rutin, minimal sebulan sekali, agar masyarakat di pedalaman bisa terus mendapat edukasi, baik soal keamanan lingkungan, kesiapsiagaan bencana, maupun pencegahan tindak kriminal,” harapnya.


Komentar Via Facebook :