Forkopimcam Cikajang Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Forkopimcam Cikajang Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia

CYBER88 | GARUT — Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap bumi mewarnai peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day) yang digelar di Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, pada Kamis pagi (5/6/2025) di Alun-Alun Cikajang.

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari Forkopimcam, Kepala UPTD, Korwil Pendidikan, tenaga kesehatan dari PKM Cikajang, Kepala dan Perangkat Desa, Koordinator PKH, para kepala sekolah, guru, siswa-siswi sekolah dasar, hingga para penggiat lingkungan dari beragam komunitas.

Mengusung tema “Hentikan Polusi Plastik (Ending Plastic Pollution)”, acara dimulai dengan apel gabungan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan. Usai apel, seluruh peserta terlibat dalam aksi bersih-bersih serentak, memungut sampah di sekitar lingkungan Alun-Alun Cikajang.

Camat Cikajang, Riyana Tasripin, S.Sos., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sebuah momentum untuk menanamkan budaya peduli lingkungan secara berkelanjutan.

“Kita ingin menjadikan gerakan ini sebagai kebiasaan, bukan hanya kegiatan musiman. Karena bumi tidak meminta banyak—hanya butuh dijaga dengan cinta,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Korwil Pendidikan, Otang Saepuloh, S.IP., MM., berharap kegiatan ini dapat menjadi bagian dari pendidikan karakter dan literasi lingkungan di sekolah.

 “Siswa dan guru tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga perlu belajar dari alam. Pendidikan lingkungan hidup adalah investasi moral bagi generasi masa depan,” jelasnya.

Sesuai tema global Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, acara ini juga menjadi panggung kampanye untuk menyerukan gerakan “Hentikan Polusi Plastik” secara konkret, bukan sekadar wacana atau teguran tanpa tindakan.

“Kita tidak butuh lebih banyak orang yang hanya menyalahkan. Yang kita perlukan adalah teladan nyata—tangan yang memungut, bukan jari yang menunjuk,” ungkap salah satu aktivis dari komunitas Kolaborasi Hijau.

> “Jika satu pohon dapat memberikan udara bagi ribuan makhluk, maka satu tangan yang memungut sampah hari ini adalah kontribusi nyata untuk masa depan yang lebih bersih,” tambahnya.

Koordinator PKH, Indra Taufik Gunawan, juga menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta.

> “Kami melihat semangat yang luar biasa. Ini membuktikan bahwa cinta terhadap bumi bisa diwujudkan melalui aksi sederhana yang dilakukan bersama-sama,” katanya.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Cikajang menjadi pengingat bahwa masa depan bumi tidak ditentukan oleh satu tokoh besar, melainkan oleh banyak tangan kecil yang bersatu menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Dengan semangat kebersamaan, tanggung jawab, dan rasa memiliki, Cikajang membuktikan bahwa menjaga bumi dapat dimulai dari tingkat kecamatan, desa, hingga lingkungan terkecil—keluarga.
(CG)


 

Komentar Via Facebook :