Kota Cilegon Bergelora! Display dan Kirab Drumband Latsitarda Nusantara XLV Tahun 2025 Sambut Cakrawala Baru Para Pemimpin Bangsa
CYBER88 | Cilegon – Langit pagi Kota Cilegon bergemuruh, bukan oleh badai, tetapi oleh dentuman semangat dan irama perjuangan dari 1.000 peserta Display dan Kirab Drumband Latsitarda Nusantara ke-45 Tahun 2025.
Jalan Jenderal Sudirman menjadi saksi sejarah saat taruna-taruni dari berbagai matra TNI dan Polri berbaris gagah, menggugah semangat nasionalisme warga Kota Baja. Minggu, 8 Juni 2025.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 09.40 WIB ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Cilegon, H. Robinsar, yang menyambut dengan hangat para peserta dan tamu undangan yang hadir dari berbagai instansi tinggi negara.
Wajah-wajah harapan bangsa berpadu dengan gegap gempita warga kota, menciptakan suasana yang tak hanya meriah tetapi sarat makna kebangsaan.
Kehormatan acara ini diperkuat oleh kehadiran para tokoh strategis nasional dan daerah yakni, Letkol Inf Miftakhul Khoir, S.E., M.M. (Dandim 0623/Cilegon), Letkol Mar Yogi (Danyontarlat), Mayor Laut (P) Wihartono (Wadanyontarlat), Mayor Mar Tunggal (Pasipamops), Mayor Mar Alamsyah (Kasub Kogartap Cilegon), Kompol Pirman (Kapolsek Kota), Kapten Laut (P) Syaiful (Pasiminlog), Fajar Hadi Prabowo (Wakil Wali Kota Cilegon), Nasrudin, S.H. (Kasiintel Kejari Kota Cilegon) Segenap asisten, staf ahli, pejabat eselon 2, 3, 4, camat, lurah, serta masyarakat Kota Cilegon yang memenuhi lokasi dengan penuh antusiasme.
Sebanyak 736 personel Yontarlat Hiu diterjunkan di wilayah hukum Kodim 0623/Cilegon, terbagi dalam empat kompi dari berbagai wilayah.
Kompi A (Kec. Cibeber – Kota Cilegon): 136 personel
Kompi B (Kec. Anyar – Kab. Serang): 136 personel
Kompi C (Kec. Mancak, Kab. Serang): 145 personel
Kompi D (Kec. Cinangka, Kab. Serang): 145 personel
Mereka hadir tak hanya sebagai peserta kirab, tetapi juga sebagai simbol persatuan dan dedikasi anak bangsa dari berbagai penjuru tanah air.
Acara dimulai dengan laporan dari Stick Master kepada Wali Kota Cilegon, dilanjutkan penyerahan tongkat kehormatan sebagai simbol estafet nilai perjuangan.
Gemuruh Drumcorps mengguncang atmosfer kota, diikuti penghormatan gagah kepada pimpinan daerah.
Tak hanya itu, pawai busana yang menampilkan keragaman instansi menambah warna dalam parade kebangsaan.
Sesi foto bersama Forkopimda dan para peserta menjadi momen yang tak terlupakan, sebelum akhirnya Wali Kota Cilegon secara resmi melepas kirab drumband dengan penuh kebanggaan.
Dalam pidato penuh semangat, H. Robinsar menyampaikan makna mendalam dari kegiatan ini, qq11a“Atas nama pribadi, masyarakat, dan Pemerintah Kota Cilegon, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Latsitarda ke-45. Kalian adalah masa depan bangsa, dan hari ini Cilegon adalah rumah semangat kebangsaan kita semua.”
Beliau menegaskan bahwa Latsitarda bukan sekadar latihan, melainkan investasi strategis bangsa dalam menyiapkan pemimpin berintegritas di tengah tantangan global.
“Dunia berubah, tantangan semakin kompleks, tapi jiwa nasionalisme dan kolaborasi lintas matra akan menjadi pondasi kokoh menuju Indonesia Emas,” tegas Robinsar.
“Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi generasi muda Cilegon, bahwa pengabdian, kedisiplinan, dan cinta tanah air adalah fondasi membangun masa depan Indonesia.”
Kirab Drumband Latsitarda 2025 bukan hanya parade. Ia adalah panggung kebanggaan, panggilan perjuangan, dan simbol bahwa Indonesia memiliki masa depan yang cerah dan hari ini, cahaya itu bersinar dari Kota Cilegon.


Komentar Via Facebook :