Dinas Sosial Kota Cilegon Salurkan Bantuan Cepat untuk Korban Banjir Kali Baru dan Gerem Raya
Penyerahan bantuan di Link Kalibaru (atas), dan Gerem Raya. (bawah) 18/6/2025.
CYBER88 | CILEGON – Tanggap cepat dilakukan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon dalam merespons bencana banjir yang melanda lingkungan Kali Baru dan Gerem Raya, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, pada Selasa malam (17/6/2025). Sebanyak 487 kepala keluarga (KK) terdampak banjir yang disebabkan luapan air dan tersumbatnya saluran akibat sampah.
Ketua Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Grogol, Anis Hadi, menyampaikan bahwa begitu laporan diterima dari RT dan lurah, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Cilegon, kelurahan, dan kecamatan untuk segera menyalurkan bantuan.
“Alhamdulillah, tanggapan dari Dinas Sosial sangat cepat. Bahkan semalam juga Pak Wali Kota langsung meninjau lokasi banjir. Hari ini bantuan stimulan sudah kami salurkan,” ujarnya.
Adapun bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok, seperti beras, mie instan, minyak goreng, biskuit, saus, dan kecap, yang diperuntukkan bagi warga terdampak, khususnya yang paling membutuhkan.
Penyerahan bantuan tersebut disaksikan langsung oleh Camat Grogol, Jajat Sudrajat dan Lurah Gerem Rahmadi Ramidin, Perwakilan Dinas Sosial Kota Cilegon. RT RW dan Masyarakat terdampak.
Ketua RW 02 Kali Baru, Sasra, mengapresiasi gerak cepat pemerintah dan Dinas Sosial. “Kami sangat berterima kasih. Banjir ini cukup parah, air setinggi 60 cm masuk ke rumah warga. Bantuan dari Dinas Sosial sangat membantu untuk kebutuhan harian warga,” katanya.
Sasra menjelaskan bahwa banjir dipicu oleh luapan air dari kawasan hulu yang tersumbat tumpukan sampah, termasuk adanya pipa kabel yang terlalu dangkal. “Kami harap ke depan saluran air bisa diperlebar dan kabel ditanam di bawah tanah agar aliran lancar,” imbuhnya. Sebanyak 135 KK tercatat terdampak di RW 02 Kali Baru.
Di sisi lain, Kasdi Eko Saputro, Ketua RW 04 Gerem Raya, menyebutkan bahwa banjir juga terjadi cukup parah di wilayahnya. “Total ada 352 KK terdampak, dan 20 rumah di antaranya mengalami dampak cukup serius,” katanya. Ia menceritakan bahwa air sempat mencapai 1 meter di lorong sempit karena gorong-gorong tersumbat bantal.
Kasdi juga menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Kami tidak melihat isinya, yang penting perhatian dari pemerintah, khususnya Dinas Sosial. Ini sangat berarti bagi warga kami,” tuturnya.
Dengan adanya bantuan tersebut, masyarakat berharap agar kejadian serupa tidak terulang dan adanya perhatian lebih terhadap infrastruktur saluran air serta keterlibatan perusahaan sekitar dalam penanggulangan bencana.


Komentar Via Facebook :