Ini Komentar Sekjen DPC PERKARA KBB Terkait Siswa Prestasi Akademik Gagal Diterima di SMP Negeri

Ini Komentar Sekjen DPC PERKARA KBB Terkait Siswa Prestasi Akademik Gagal Diterima di SMP Negeri

CYBER88 | Bandung Barat -- Negara telah menjamin setiap anak Indonesia wajib mendapatkan pendidikan yang layak apalagi anak berprestasi, namun di sebagian Kabupaten/Kota hal ini banyak dikesampingkan oleh oknum-oknum tertentu dengan alasan yang dibuat-buat. 

R, salah satu siswa yang punya prestasi akademik di salah satu SDN di Padalarang dengan setumpuk sertifikat penghargaan sebagai apresiasi pihak sekolah terhadap siswa tersebut, namun ketika mendaftar di salah satu  SMPN Pavorit di Padalarang, R gagal diterima. 

Alasannya banyak tergeser oleh siswa-siswi lain yang diduga benar-benar prestasi ataupun titipan dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. 

Pihak Dinas Pendidikan ketika dikonfirmasi oleh cyber.co.id menyatakan bahwa Dinas pendidikan tidak punya wewenang dan hanya pihak sekolah yang bisa mengakomodir permasalahan ini. 

Silahkan saja bapak berkoordinasi agar permasalahannya jelas dan Mudah-mudahan bisa difasilitasi oleh pihak sekolah yang bersangkutan, jelasnya. 

Setelah mencoba memediasikan hal ini cyber.co.id dengan pihak dinas pendididkan dan sekolah ternyata tidak menemukan titik temu, dan hanya mendapatkan jawaban yang tidak jelas

Sekretaris DPC Pemerhati Kinerja Aparatur Negara (PERKARA) berkomentar cukup pedas dengan adanya dugaan pelanggaran ini, kamis(17/06) 

Ini menyangkut Hak anak, jangan sampai kita merusak mental dan psikologi anak apalagi ini anak berprestasi, ungkap Cepi dengan nada ketus. 

Bagaimana kita bisa mencapai Indonesia emas seperti yang disampaikan oleh Bapak Presiden kalau anak-anak berprestasi ini tidak di apresiasi oleh negara, imbuhnya. 

Kami telah investasi di lapangan dan menemukan bukti-bukti kongkrit dugaan adanya banyak titipan dari beberapa oknum pejabat dan lainnya sehingga siswa yang betul-betul berprestasi tidak terakomodir, jelas Cepy. 

Bagaimanapun kami dari LSM Perkara akan mengusut tuntas masalah ini, demi masa depan anak-anak Indonesia dan Indonesia yang bersih dari KKN pungkasnya. 
(Yus')

Komentar Via Facebook :