Bangga Jadi Bagian Sejarah, Cimande Dipentaskan di Festival Silat Bogor

Bangga Jadi Bagian Sejarah, Cimande Dipentaskan di Festival Silat Bogor

Festival Pencak Silat tingkat Kabupaten Bogor

CYBER88 | BOGOR – Demi mempertahankan tradisi budaya dan melestarikan Silat Cimande, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar Festival Pencak Silat tingkat Kabupaten Bogor. Ajang ini memperebutkan juara umum sekaligus Piala Bupati Bogor, serta dirangkai dengan sarasehan Silat Cimande dan tradisi Ngabungbang 14 Mulud Cimandean bersama Pusat Pencak Silat Aliran Cimande (PPSAC).

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa Silat Cimande merupakan salah satu seni bela diri tertua di Indonesia yang lahir di Kabupaten Bogor. Karena itu, menurutnya, Bumi Tegar Beriman memiliki sejarah panjang dalam melahirkan salah satu warisan budaya bangsa.

“Tentu kami bangga, Kabupaten Bogor menjadi salah satu daerah yang melahirkan bela diri silat tertua di Indonesia, yakni Silat Aliran Cimande yang sudah ada sejak abad ke-16 hingga 17 Masehi. Menjaga dan merawatnya adalah tanggung jawab kami sebagai pemerintah daerah,” ujar Rudy seusai menyerahkan penghargaan dan trofi Festival Silat Cimande di Padepokan Silat Cimande, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Sabtu (6/9/2025).

Rudy menjelaskan, Festival Pencak Silat tingkat Kabupaten Bogor yang memperebutkan Piala Bupati merupakan salah satu langkah Pemkab dalam melestarikan Cimande sekaligus mengenalkannya kepada masyarakat luas. Ia juga berharap ke depan, Silat Cimande bisa masuk ke sekolah-sekolah sebagai kegiatan ekstrakurikuler.

“Kami ingin Silat Cimande, yang merupakan budaya asli Kabupaten Bogor, bisa dipelajari oleh semua generasi. Guru dari Cimande dapat mengajarkan di sekolah. Selain sebagai bela diri, Silat Cimande juga menjadi olahraga sekaligus olahrasa untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh,” jelas Rudy.

Untuk meningkatkan antusiasme masyarakat, pemerintah juga menyajikan informasi lengkap tentang sejarah hingga prestasi Silat Cimande. Karena itu, festival tahun ini dirangkaikan dengan sarasehan Pencak Silat Aliran Cimande.

Plt. Kepala Disbudpar Kabupaten Bogor, Ria Marlisa, menambahkan bahwa festival dan sarasehan Silat Cimande sudah menjadi agenda tahunan. Namun, tahun ini lebih istimewa karena sekaligus digelar kejuaraan umum pencak silat memperebutkan Piala Bupati.

“Cimande memiliki sejarah panjang dan merupakan salah satu aliran silat tertua. Hal ini menjadi perhatian khusus Bupati agar adat dan budaya Cimande tetap terawat. Apalagi kini Silat Cimande telah ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda yang diakui dunia,” kata Ria.

Untuk menyemangati peserta, Disbudpar tidak hanya menyiapkan hadiah berupa uang pembinaan, piagam, dan piala, tetapi juga menyediakan satu set gamelan gendang penca khusus untuk juara umum.

“Hadiah tambahan ini kami siapkan khusus bagi peraih juara umum dan Piala Bupati,” ujar Ria.

Ketua Panitia Festival Silat Cimande, Syis Wahyudi, menegaskan bahwa kejuaraan pencak silat kali ini menjadi yang pertama memperebutkan Piala Bupati Bogor.

“Sebagai pengurus PPSAC, kami sangat bangga dan berterima kasih atas dukungan serta kepedulian Pemkab Bogor, khususnya Bupati, yang telah mendukung penuh pelestarian Silat Cimande,” ungkapnya.

Komentar Via Facebook :