Wayang Kulit Warnai Peresmian Gedung Public Service Center Dinkes Klaten
CYBER88 | Klaten – Pemerintah Kabupaten Klaten meresmikan Gedung Public Service Center (PSC) Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten dengan menggelar pagelaran wayang kulit sebagai wujud rasa syukur. Acara ini menjadi penanda dimulainya operasional gedung baru yang diharapkan menjadi pusat pelayanan kesehatan terpadu bagi masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, dr. Anggit Budiarto, menyampaikan bahwa gedung tersebut dirancang sebagai embrio penyatuan berbagai layanan kesehatan yang selama ini masih tersebar di sejumlah lokasi. Dengan keberadaan gedung ini, koordinasi antarbidang dan efektivitas pelayanan diharapkan semakin meningkat.
“Gedung ini kami rancang sebagai pusat layanan kesehatan yang terintegrasi. Terdapat tiga area utama, mulai dari ruang perkantoran hingga sentra pelayanan kesehatan yang terpusat di lingkungan Dinas Kesehatan,” ujar dr. Anggit, Sabtu (17/1/2026) malam.
Peresmian ditandai dengan pagelaran wayang kulit berlakon Semar Mbangun Gedung Kencono, yang sarat makna filosofi tentang kebersamaan, pengabdian, dan pembangunan demi kepentingan masyarakat luas.
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, menegaskan bahwa gedung baru ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol harapan dan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
“Gedung ini adalah harapan bagi warga Klaten. Semoga dengan menempati tempat yang baru, keluarga besar Dinas Kesehatan semakin solid dan mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal dan responsif,” tuturnya.
Menurut Bupati, keberadaan Public Service Center sangat strategis karena berada di pusat Kota Klaten. Gedung ini diharapkan menjadi pusat koordinasi berbagai unsur, mulai dari Dinas Kesehatan, rumah sakit, puskesmas, BPBD, relawan, hingga unsur kebencanaan lainnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan bencana mengingat Klaten memiliki potensi risiko alam, seperti aktivitas Gunung Merapi, banjir, tanah longsor, hingga gempa bumi. Dengan adanya pusat layanan terpadu ini, respons terhadap kondisi darurat diharapkan dapat dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi.
“Kita tidak pernah berharap bencana terjadi, tetapi kesiapan adalah sebuah keharusan. Gedung ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama agar pelayanan kesehatan dan penanganan kegawatdaruratan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” imbuhnya.
Pagelaran wayang kulit malam itu tak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana pelestarian budaya serta penguat nilai kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Klaten berharap, keberadaan Gedung Public Service Center Dinas Kesehatan dapat memberi manfaat jangka panjang bagi peningkatan derajat kesehatan dan keselamatan warga Klaten. (Agus STP)


Komentar Via Facebook :