Milad ke-6 Padepokan Bandrong Badak Putih, Teguhkan Komitmen Lestarikan Budaya Banten

Milad ke-6 Padepokan Bandrong Badak Putih, Teguhkan Komitmen Lestarikan Budaya Banten

Milad ke 6 Peguron Bandrong Badak Putih di Kota Cilegon

CYBER88 | Cilegon – Padepokan Bandrong Badak Putih merayakan Milad ke-6 dengan khidmat dan meriah diHalaman padepokan Banrong Badak Putih lingkungan Warnasari kelurahan Citangkil Kota Cilegon. Sabtu 17/1/2026

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak, berwibawa, serta terus melestarikan budaya Banten, khususnya seni persilatan.


Acara tersebut dihadiri oleh Para ketua DPC PPSI se-kota Cilegon dan keluarga besar PPSI dari berbagai aliran perguruan (Bandrong,Terumbu,Tjimande), Sekretaris Umum DPD PPSI Kota Cilegon Rachmat AS, Ketua Dewan Penasehat DPD PPSI Kota Cilegon H. Nawawi Syahim, tokoh masyarakat H. Ahyadi Yusuf,  serta tamu kehormatan Sultan Ageng Tirtayasa IX, H. Tubagus Abdul Basit dan para tokoh masyarakat dan tokoh agama dilingkungan Kecamatan Citangkil.

Dalam sambutannya, Rachmat AS menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas Milad ke-6 Padepokan Bandrong Badak Putih. Ia menegaskan bahwa keberadaan PPSI di Kota Cilegon bertujuan untuk menyatukan dan mempersatukan seluruh aliran perguruan silat yang ada, bukan sebagai tandingan organisasi lain, melainkan sebagai wadah pemersatu dan pelestari budaya.

“Di usia yang ke-6 ini, Bandrong Badak Putih diharapkan semakin maju dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Kehadiran PPSI adalah untuk melestarikan budaya persilatan dan Debus Banten yang diwariskan para leluhur,” ujarnya.

Sebagai Ketua Dewan Penasehat DPD PPSI Kota Cilegon sekaligus Dewan Penasehat Dewan Pimpinan Pusat PPSI, H. Nawawi Syahim mengamanatkan kepada seluruh pecinta dan pelaku budaya persilatan yang tergabung dalam PPSI Kota Cilegon, khususnya Padepokan Bandrong Badak Putih yang tengah merayakan Milad ke-6 tahun 2026, agar senantiasa menjaga marwah persilatan sebagai warisan luhur bangsa. Beliau menekankan bahwa pencak silat bukan sekadar seni bela diri, melainkan identitas budaya yang sarat nilai moral, spiritual, dan kebangsaan.

“PPSI selama ini konsisten melakukan pembinaan dan pelestarian kebudayaan, khususnya pencak silat, agar tetap bertahan sebagai tradisi turun-temurun sejak masa kerajaan, era kesultanan, hingga masa kini. Alhamdulillah, DPD PPSI Kota Cilegon tidak pernah surut semangat dalam membina dan melestarikan kebudayaan, sebagai bentuk tanggung jawab bersama untuk menjaga warisan leluhur agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang.”

Sementara itu, Ketua Padepokan Bandrong Badak Putih, H. Fatwa, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan padepokan hingga memasuki usia keenam. Ia menegaskan bahwa Bandrong Badak Putih sejak awal berdiri berkomitmen menjadi wadah pembinaan generasi muda agar memiliki akhlak, disiplin, dan kecintaan terhadap budaya leluhur.

“Milad ini bukan sekadar perayaan, tetapi pengingat bagi kami semua untuk terus menjaga amanah leluhur. Padepokan Bandrong Badak Putih hadir bukan hanya untuk melatih bela diri, tetapi untuk membentuk karakter, adab, dan jati diri anak-anak Banten,” ujar H. Fatwa.

Ia juga mengajak seluruh anggota dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan serta menjadikan seni persilatan sebagai sarana membangun peradaban yang bermartabat. “Kami berharap Bandrong Badak Putih terus tumbuh, memberi manfaat, dan menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya Banten di Kota Cilegon dan sekitarnya,” pungkasnya.

Tamu kehormatan Sultan Ageng Tirtayasa IX, H. Tubagus Abdul Basit, turut memberikan apresiasi. Ia menyampaikan bahwa generasi Kesultanan Banten memiliki kewajiban moral untuk mendukung seni dan budaya. Menurutnya, seni dan budaya merupakan jalan dakwah dan peradaban yang sejak dahulu mengantarkan Banten dikenal luas.

“Kami sebagai generasi ke-9 berkewajiban mendukung dan membantu seni budaya. Kami tidak membentuk paguron baru, tetapi mendukung paguron-paguron yang sudah ada agar terus berkembang dan diminati generasi muda,” tuturnya.

Beliau juga menyatakan kesiapan untuk mendukung Padepokan Bandrong Badak Putih agar semakin maju dan sukses, seraya memohon doa agar diberi umur panjang untuk terus berkhidmat bagi masyarakat Banten.

Perayaan Milad ke-6 ini menjadi simbol kuatnya persatuan para pegiat budaya dan persilatan di Kota Cilegon, sekaligus menegaskan harapan agar warisan budaya Banten tetap hidup dan berkembang di tengah generasi muda.

Komentar Via Facebook :