Mahasiswa Politeknik Piksi Input Serang Gelar Dialog Publik Soal Efektivitas Pergub Jam Operasional Truk Tambang
CYBER88| Serang – Mahasiswa Politeknik Piksi Input Serang menggelar dialog publik bertajuk “Jam Operasional, Hanya Formalitas?” di Caffe Kotak, Kramatwatu, sebagai upaya mengkaji efektivitas penerapan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 567 Tahun 2025 terkait pembatasan jam operasional truk tambang di wilayah Banten.
Kegiatan yang dipimpin Ketua Pelaksana, Tubagus Fajri Ramadhan, itu menghadirkan narasumber dari DPRD, Dinas Perhubungan (Dishub), hingga Kepolisian Lalu Lintas (Polantas). Diskusi ini digelar menyusul masih ditemukannya sejumlah truk tambang yang beroperasi di luar waktu yang telah diatur pemerintah.
Fajri menilai kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan besar mengenai konsistensi dan efektivitas pengawasan di lapangan. Ia berharap pihak Dishub dan kepolisian dapat memperkuat pengawasan, terutama di titik-titik rawan pelanggaran.
“Aturannya sudah jelas, namun pelanggaran masih terjadi. Kami berharap pengawasan dapat dioptimalkan, terutama pada titik-titik rawan, agar Pergub ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Dialog berlangsung interaktif dan menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah untuk bersama-sama mencari solusi atas persoalan pengawasan jam operasional truk tambang di Banten. Kegiatan ini juga menjadi dorongan bagi para pemangku kepentingan agar regulasi tidak sekadar menjadi aturan tertulis, melainkan dapat diterapkan secara konsisten demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.


Komentar Via Facebook :