Terduga Pelaku Pemerasan yang Mengaku APH dan Wartawan Nyaris Diamuk Warga Cigudeg

Terduga Pelaku Pemerasan yang Mengaku APH dan Wartawan Nyaris Diamuk Warga Cigudeg

CYBER88 | Bogor, -- Enam orang yang mengaku dari Aparat Penegak Hukum (APH) dan media berhasil diamankan warga Desa Sukajaya Kecamatan Cigudeg sebelum akhirnya diamankan oleh pihak kepolisian Polsek Cigudeg, pada Minggu (4/12).

Aksi ini terbongkar karena kecurigaan warga melihat gelagat mencurigakan ke enam orang tersebut yang memicu kewaspadaan warga sekitar hingga rencana pemerasan gagal. Salah satu korban, Nino, warga Sukajaya, mengungkapkan dirinya hampir diperas oleh sekelompok orang yang mengaku berasal dari Polres dan Polda.

Bukan hanya Nino, korban lain pun muncul dari Kecamatan Nanggung. Seorang warga berinisial Y, yang ditemui pewarta di Mapolsek Cigudeg, mengaku didatangi sekelompok orang dalam jumlah besar.

"Tanggal 30 mereka datang bergerombol, sekitar 10 orang, dua di antaranya perempuan. Awalnya mereka minta 150 juta karena katanya kasusnya berat," ujar Y, Minggu (04/01).

Y menambahkan, tekanan yang diberikan membuatnya terpaksa menyerahkan uang. "Uang yang dikasih baru Rp7 juta, sebagian tunai dan transfer Rp2 juta.

Praktik semacam ini menambah daftar panjang penyalahgunaan identitas APH dan media untuk keuntungan pribadi. 

Tindakan tersebut tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga mencoreng institusi penegak hukum dan profesi jurnalistik yang seharusnya menjunjung integritas.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Namun, informasi yang dihimpun menyebutkan enam terduga pelaku telah diamankan oleh Polres Bogor untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar tidak mudah percaya pada oknum yang mengatasnamakan institusi negara atau media. 

Aparat diminta bertindak tegas dan transparan agar praktik pemerasan berkedok kewenangan tidak terus merajalela

Komentar Via Facebook :