Dandim Cilegon Tinjau Pipanisasi Air Sungai untuk Irigasi 100 Hektare Sawah Warga

Dandim Cilegon Tinjau Pipanisasi Air Sungai untuk Irigasi 100 Hektare Sawah Warga

CYBER88  | CILEGON — Komandan Kodim (Dandim) 0623/Cilegon, Letkol Inf Imam Buchori, meninjau langsung proses pemasangan pipa air yang akan mengalirkan air dari Sungai Tumpang ke lahan pertanian warga di Kelurahan Panggung Rawi, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Kamis (9/4/2026).

Proyek pipanisasi sepanjang kurang lebih 1 kilometer ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan irigasi tiga kelompok tani, yakni Poktan Adem Ayem, Poktan Adem Pikir, dan Poktan Samandaran, dengan total cakupan lahan sekitar 100 hektare. Selama ini, petani setempat masih bergantung pada pasokan air berbiaya untuk mengairi sawah mereka.

Saat peninjauan berlangsung, pekerjaan pemasangan pipa masih dalam tahap penyelesaian. Infrastruktur ini diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan air yang telah lama dirasakan, sekaligus mengoptimalkan kembali pemanfaatan lahan pertanian yang ada.

“Pipanisasi ini merupakan langkah konkret untuk membantu petani mendapatkan akses air yang lebih mudah dan murah. Harapannya, hasil panen ke depan bisa meningkat,” ujar Dandim.

Warga setempat menyambut baik pembangunan tersebut. Setelah puluhan tahun menghadapi kendala irigasi, petani kini berharap pasokan air dapat kembali tersedia secara berkelanjutan untuk mendukung aktivitas pertanian.

Salah satu perwakilan petani menyampaikan rasa syukurnya. “Sudah lama kami kesulitan air. Kalau ini selesai, kami tidak perlu lagi keluar biaya besar untuk pengairan sawah,” ungkapnya.

Dalam arahannya, Dandim juga menekankan pentingnya perawatan bersama terhadap fasilitas yang telah dibangun. “Pipanisasi ini akan optimal jika dirawat bersama. Kebersamaan petani menjadi kunci agar air terus mengalir ke sawah,” tegasnya.

Dengan adanya jaringan pipa ini, diharapkan produktivitas pertanian meningkat dan beban biaya pengairan yang selama ini ditanggung petani dapat berkurang secara signifikan.

Komentar Via Facebook :