Rapimnas PJS 12 Mei 2026: Evaluasi Kesiapan DPD dan Pematangan Langkah Menuju Dewan Pers

Rapimnas PJS 12 Mei 2026: Evaluasi Kesiapan DPD dan Pematangan Langkah Menuju Dewan Pers

CYBER88 | JAKARTA — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) akan menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Tahun 2026 pada Selasa, 12 Mei 2026 di Jakarta. Kegiatan ini akan dihadiri seluruh jajaran pengurus DPP serta pimpinan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PJS dari seluruh Indonesia.

Ketua Umum DPP PJS, , menegaskan bahwa Rapimnas kali ini memiliki arti strategis bagi perjalanan organisasi, khususnya dalam upaya mendaftarkan PJS sebagai konstituen .

“Rapimnas ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum penting untuk mengevaluasi kesiapan kita menuju pendaftaran sebagai konstituen Dewan Pers. Semua harus berjalan sesuai rencana,” ujar Mahmud dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/4/2026).

Dalam Rapimnas tersebut, DPP PJS akan membahas lima agenda strategis yang menjadi fokus utama organisasi ke depan. Agenda pertama adalah evaluasi tahap awal persiapan pendaftaran ke Dewan Pers. Seluruh DPD diminta memaparkan perkembangan pengumpulan data anggota, termasuk berbagai kendala yang dihadapi di daerah.

Selanjutnya, Rapimnas juga akan mematangkan persiapan Musyawarah Nasional (Munas) ke-3 PJS yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026. Munas ini dinilai krusial karena akan beriringan dengan proses pendaftaran ke Dewan Pers.

Agenda ketiga yang tak kalah penting adalah penentuan daerah target verifikasi Dewan Pers, baik secara administrasi maupun faktual. Menurut Mahmud, kesiapan daerah menjadi faktor penentu dalam proses verifikasi tersebut.

“Verifikasi faktual sangat menentukan. Daerah yang ditunjuk harus benar-benar siap, baik dari sisi kantor, administrasi, maupun kelengkapan lainnya,” tegasnya.

Selain agenda utama, Rapimnas juga akan dirangkaikan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) PJS ke-4. Momentum ini menjadi ajang refleksi perjalanan organisasi sekaligus penguatan komitmen menuju organisasi pers yang lebih profesional dan mandiri.

Adapun tema yang diusung PJS pada tahun 2026 adalah “Meneguhkan Integritas dan Kompetensi Wartawan untuk PJS yang Lebih Mandiri, Profesional dan Diakui.”

Pada puncak acara, DPP PJS juga berencana melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan (BAZNAS RI) dan Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW). Kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan sekaligus kompetensi wartawan anggota PJS melalui berbagai program, termasuk Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Mahmud pun mengimbau seluruh Ketua dan Sekretaris DPD PJS se-Indonesia untuk hadir dalam Rapimnas tersebut. Ia menegaskan, kehadiran pimpinan daerah sangat penting dalam menentukan arah dan masa depan organisasi.

“Ini momentum penting. Kita akan membahas hal-hal krusial yang menentukan masa depan PJS. Saya harap seluruh pimpinan daerah dapat hadir,” ujarnya.

DPP PJS menargetkan tahun 2026 sebagai tonggak sejarah dengan mendaftarkan organisasi ini sebagai konstituen Dewan Pers. Jika terealisasi, PJS berpotensi menjadi organisasi pers berbasis media siber pertama yang bergabung dalam struktur konstituen Dewan Pers di Indonesia.

“Ini perjuangan besar yang membutuhkan kekompakan seluruh jajaran. Dengan kerja keras dan solidaritas, saya yakin kita bisa mencapainya,” pungkas Mahmud.

Komentar Via Facebook :