Koperasi Merah Putih Gerem Jembatani Peternak Lokal dan Industri, Penjualan Hewan Kurban Meningkat
Ketua Koperasi Merah Putih, Ali Sobri
CYBER88 | CILEGON — Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Koperasi Merah Putih Kelurahan Gerem mulai menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dengan menjembatani peternak lokal dan perusahaan industri dalam penyediaan hewan kurban.
Langkah tersebut membawa harapan baru bagi para peternak kecil di Gerem yang selama ini kesulitan mendapatkan akses pasar, meski wilayah tersebut memiliki potensi peternakan yang besar.
Ketua Koperasi Merah Putih Kelurahan Gerem, Ali Sobri didampingi Wakil Ketua Bidang Usaha, Odam Kurniawan mengatakan, koperasi hadir untuk memperkuat hubungan antara masyarakat dan perusahaan agar saling memberi manfaat, khususnya dalam momentum Iduladha.
“Di Gerem ada peternak lokal, sementara perusahaan setiap tahun memiliki program CSR berupa hewan kurban. Koperasi hadir menjadi jembatan agar perusahaan membeli hewan kurban langsung dari peternak lokal,” ujar Ali Sobri, Senin (25/5/2026).
Menurutnya, hingga H-2 Iduladha, koperasi telah menerima pemesanan sebanyak 27 ekor kambing dari sejumlah perusahaan dan masyarakat. Beberapa perusahaan yang telah mempercayakan pengadaan hewan kurban melalui koperasi di antaranya PT Statomer, PT Vopak Terminal Merak, dan PT BMT.
Ali Sobri berharap jumlah tersebut terus bertambah karena potensi kebutuhan hewan kurban di kawasan industri Gerem dinilai sangat besar.
Ia juga mengapresiasi perusahaan yang mulai melibatkan masyarakat lokal dalam program kurban mereka.
“Artinya perusahaan tersebut menyadari keberadaannya di Gerem dan ikut memberi manfaat kepada masyarakat sekitar,” katanya.
Dampak kehadiran koperasi mulai dirasakan langsung oleh peternak. Soleh, peternak kambing asal Lingkungan Singkil, mengaku penjualan hewan ternaknya meningkat signifikan tahun ini.
“Selama hampir lima tahun saya beternak, biasanya yang terjual paling tiga sampai empat ekor. Tahun ini Alhamdulillah sudah lebih dari 10 ekor yang terjual,” ungkap Soleh.
Menurutnya, selama ini peternak lokal jarang mendapat akses langsung ke perusahaan. Kehadiran Koperasi Merah Putih menjadi harapan baru bagi keberlangsungan usaha peternakan masyarakat.
“Perusahaan di Gerem sebenarnya banyak, tapi selama ini belum pernah datang ke peternak. Tahun ini mulai ada yang membeli. Kami sangat bersyukur,” ujarnya.
Soleh juga berharap dukungan perusahaan terus berlanjut agar generasi muda kembali tertarik mengembangkan usaha peternakan yang selama ini menjadi potensi turun-temurun masyarakat Gerem.
Sementara itu, perwakilan PT Vopak Terminal Merak, Ajeng, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kolaborasi dengan koperasi dan pelaku usaha lokal.
“Pertumbuhan ekonomi daerah yang kokoh harus dibangun di atas fondasi gotong royong. Karena itu kami membuka ruang kolaborasi bagi koperasi dan masyarakat lokal agar manfaatnya dirasakan bersama,” katanya.
Melalui sinergi antara koperasi, peternak, dan perusahaan, Koperasi Merah Putih Gerem diharapkan menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus membuka jalan bagi kebangkitan peternak lokal di tengah kawasan industri.


Komentar Via Facebook :