Ketua PWRI Bogor Raya Kecam Keras Aksi Pembacokan, Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku
CYBR88 | Bogor — Aksi kekerasan brutal kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Cijeruk, Kabupaten Bogor. Seorang pemuda berinisial AM (20) menjadi korban pembacokan oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) yang diduga terkait geng, pada Jumat dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi di depan Lapangan Bojong Kiharid, Kampung Cigombong, Desa Wates, Kecamatan Cigombong, pada Jumat (10/4/2026).
Ketua Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Bogor Raya, Rohmat Selamat, SH., M.Kn., mengecam keras tindakan penganiayaan berat tersebut. Ia menegaskan bahwa kekerasan dalam bentuk apa pun tidak dapat dibenarkan oleh hukum.
“Kami mengecam keras aksi pembacokan ini dan meminta Polsek Cijeruk segera menangkap para pelaku yang hingga kini masih berkeliaran bebas,” tegas Rohmat.
Kasus ini telah dilaporkan secara resmi dengan nomor laporan: LP/B/05/2026/SPKT/Polsek Cijeruk/Polres Bogor/Polda Jawa Barat tertanggal 11 April 2026.
Rohmat menambahkan, saat ini korban tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Ciawi akibat mengalami tiga luka bacokan serius di tubuhnya dan harus menjalani tindakan operasi.
“Kondisi korban cukup parah dan sedang menjalani operasi. Kami mendesak aparat kepolisian untuk bertindak cepat dan tegas,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa tindakan tersebut dapat dijerat dengan ketentuan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 262 KUHP juncto Pasal 466 KUHP UU RI Nomor 1 Tahun 2023 terkait penganiayaan yang mengakibatkan luka berat.
Sementara itu, Humas PWRI Bogor Raya, Machrudin, turut angkat bicara. Ia menyatakan bahwa pelaku harus segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya.
“Korban saat ini masih dirawat dan dalam kondisi serius. Kami meminta aparat penegak hukum tidak kalah oleh kelompok geng mana pun. Pelaku harus segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Diketahui, korban merupakan anak dari Andri Haryanto, yang juga menjabat sebagai Ketua PWRI Bogor Selatan.(Apip)


Komentar Via Facebook :