Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Perkuat Wawasan Kebangsaan di Klaten

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Perkuat Wawasan Kebangsaan di Klaten

CYBER88 | Klaten — Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang diselenggarakan oleh anggota MPR RI bekerja sama dengan Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kabupaten Klaten berlangsung dengan antusias dan mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan masyarakat.

Program ini merupakan bagian dari upaya MPR RI dalam memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan yang terkandung dalam Empat Pilar MPR RI, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.

Di berbagai daerah, kegiatan serupa menyasar beragam elemen masyarakat, mulai dari pelajar, tenaga pendidik, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga generasi muda sebagai penerus bangsa.

Materi sosialisasi disampaikan oleh sejumlah narasumber dan tokoh nasional, di antaranya Agun Gunandjar Sudarsa, Anggota MPR/DPR RI Fraksi Golkar yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR RI. Hadir pula Syamsuddin Asyrofi, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Klaten, Mohamad Toha, Charles Meikyansyah dari Jawa Timur, Zakaria Bahasyim, serta Himatul Aliyah.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua FKUB Kabupaten Klaten, KH. Syamsuddin Asyrofi, menegaskan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa Indonesia di tengah keberagaman suku, budaya, agama, dan bahasa.

“Pancasila adalah fondasi yang mempersatukan seluruh elemen bangsa. Di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang semakin kompleks, penguatan nilai-nilai kebangsaan harus terus dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran para guru madrasah, guru sekolah Nahdlatul Ulama, penyuluh agama, serta tokoh lintas agama dalam menanamkan nilai-nilai toleransi, persatuan, dan cinta tanah air kepada generasi muda maupun masyarakat luas.

“Para guru madrasah dan sekolah NU, penyuluh agama, serta tokoh lintas agama memiliki peran yang sangat besar dalam memperkuat karakter kebangsaan anak didik dan warga masyarakat. Melalui pendidikan dan keteladanan, nilai-nilai Empat Pilar dapat terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Komentar Via Facebook :