Kunjungan Disperindag dan Krakatau Steel ke UMKM PT Alnoirda Putra Baja, Dorong Hilirisasi Industri di Kota Cilegon
CYBER88 | CILEGON – PT Alnoirda Putra Baja menerima kunjungan perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon bersama PT Krakatau Steel dalam rangka peninjauan proses produksi drum baja yang digunakan sebagai wadah penyimpanan dan distribusi aspal. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, industri strategis, dan pelaku UMKM dalam mendukung pengembangan industri manufaktur lokal di Kota Cilegon.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan meninjau langsung area produksi untuk melihat proses pembuatan drum baja, mulai dari pengolahan bahan baku, pembentukan komponen, perakitan, hingga tahap akhir pengendalian mutu produk. Selain itu, dilakukan diskusi mengenai berbagai tantangan dan peluang pengembangan UMKM manufaktur agar mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Perwakilan Disperindag menyampaikan apresiasi atas keberadaan PT Alnoirda Putra Baja yang dinilai berhasil berkembang sebagai industri manufaktur lokal yang menghasilkan produk penunjang sektor infrastruktur. Industri seperti ini memiliki peran strategis dalam menciptakan nilai tambah bagi daerah sekaligus mendukung peningkatan penggunaan produk dalam negeri.
Perwakilan PT Alnoirda Putra Baja yang juga menjabat sebagai Bendahara DPD KNPI Kota Cilegon, M. Naufal Akbar, mengapresiasi kunjungan dan perhatian yang diberikan Pemerintah Kota Cilegon bersama PT Krakatau Steel terhadap perkembangan UMKM industri di daerah.
“Kami sangat mengapresiasi kunjungan dari Disperindag dan PT Krakatau Steel ke PT Alnoirda Putra Baja. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan nyata bagi pelaku UMKM untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas produk. Kami berharap sinergi program antara Pemerintah Kota Cilegon dan PT Krakatau Steel dapat menjamin keberlangsungan serta ketersediaan pasokan bahan baku bagi UMKM di Kota Cilegon, sehingga pelaku usaha dapat lebih fokus meningkatkan kapasitas produksi dan daya saing,” ujarnya.
Menurutnya, ketersediaan bahan baku yang berkelanjutan merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan industri hilir di Kota Cilegon.
“Target besar yang ingin dicapai adalah terwujudnya hilirisasi industri di Kota Cilegon. Bahan baku yang dihasilkan industri besar di daerah ini diharapkan dapat diolah kembali oleh UMKM dan industri lokal menjadi produk jadi yang memiliki nilai tambah dan nilai jual lebih tinggi. Dengan demikian, manfaat ekonomi dari keberadaan industri dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat dan pelaku usaha daerah,” tambahnya.
Sebagai Bendahara DPD KNPI Kota Cilegon, Naufal juga berharap semakin banyak pelaku usaha muda yang mampu memanfaatkan peluang pengembangan industri hilir sehingga tercipta ekosistem usaha yang produktif, inovatif, serta berkelanjutan.
Kunjungan diakhiri dengan sesi diskusi dan foto bersama sebagai simbol komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung pertumbuhan UMKM industri manufaktur. Melalui sinergi antara pemerintah, industri besar, dan pelaku usaha lokal, Kota Cilegon diharapkan mampu menjadi pusat hilirisasi industri yang menghasilkan produk-produk bernilai tambah serta memperkuat perekonomian daerah maupun nasional.


Komentar Via Facebook :