SKALA dan Baznas Cilegon Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Gunung Batur
CYBER88 | CILEGON – Di tengah perbukitan dan kawasan permukiman Gunung Batur I dan Gunung Batur II, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, air bersih menjadi kebutuhan yang tidak selalu mudah didapatkan warga. Saat musim kemarau tiba, sebagian warga harus bergantian mengambil air dari sumber yang terbatas, bahkan ada yang rela mencari air pada malam hari.
Kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama dan menjadi persoalan yang berulang setiap musim kemarau. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga mengandalkan bantuan pengiriman air bersih serta sejumlah sumber air yang dapat digunakan secara bergantian.
Kepedulian terhadap kondisi warga tersebut ditunjukkan Serikat Karyawan Latinusa (SKALA) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Cilegon dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Gunung Batur I dan Gunung Batur II, Jumat (21/8/2026).
Bantuan yang disalurkan sebanyak dua tangki air bersih dengan kapasitas masing-masing sekitar 5.000 liter. Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian SKALA Latinusa terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan dan kesulitan memperoleh air bersih.
Ketua SKALA Serikat Karyawan PT Latinusa Tbk, Rachmat, mengatakan pihaknya bersyukur dapat berkolaborasi dengan Baznas Kota Cilegon dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Baznas Kota Cilegon yang selalu memberikan informasi kepada kami terkait persoalan-persoalan sosial di Kota Cilegon. Alhamdulillah, hari ini keluarga besar Serikat Karyawan Latinusa diberikan kesempatan untuk berbagi kepada saudara-saudara kami yang sedang mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih,” ujarnya.
Menurut Rachmat, bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen SKALA untuk terus hadir dan memberikan manfaat kepada masyarakat selama masih memiliki kemampuan.
“Selagi kami bisa dan mampu, kami ingin terus membantu masyarakat. Tidak hanya di Gunung Batur, mudah-mudahan ke depan bantuan-bantuan seperti ini bisa terus kami lakukan dan membawa keberkahan bagi semuanya,” katanya.
Ia menambahkan, penyaluran bantuan air bersih tersebut juga mendapat dukungan dari Baznas Kota Cilegon serta unsur pemerintah Kecamatan Pulomerak dan Kelurahan Mekarsari.
Sementara itu, Wakil II Baznas Kota Cilegon Bidang Pendistribusian, Ustaz Habibie, mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi yang kembali dilakukan bersama SKALA Latinusa.
“Alhamdulillah sore ini, 21 Agustus 2026, kami bersama SKALA berkolaborasi mengirimkan bantuan dua tangki air untuk warga Gunung Batur I dan Gunung Batur II. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat yang selama beberapa waktu terakhir mengalami kesulitan air bersih,” ujarnya.
Habibie menuturkan, Baznas Kota Cilegon dan SKALA sebelumnya juga telah beberapa kali bersinergi dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.
Lurah Mekarsari, Fatoni, mengapresiasi kepedulian SKALA Latinusa dan Baznas Kota Cilegon terhadap warga di wilayahnya.
Menurutnya, bantuan air bersih sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya saat musim kemarau. “Alhamdulillah hari ini SKALA telah mengirimkan air ke wilayah Gunung Batur I dan Gunung Batur II. Mudah-mudahan apa yang diberikan kepada warga mendapatkan balasan dari Allah SWT,” katanya.
Fatoni menjelaskan, Pemerintah Kota Cilegon juga terus melakukan upaya penanganan kebutuhan air bersih, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Salah satunya melalui pengiriman bantuan air bersih dan pembangunan jaringan pipanisasi.
Sementara itu, warga Gunung Batur I mengaku telah cukup lama mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Salah seorang warga, Ruhi, mengatakan masyarakat harus mencari air dari sumber yang terbatas dan tidak semua warga memiliki akses terhadap sumber air sendiri.
“Kami berharap ke depan ada air yang lebih mudah didapat. Jangan sampai kami terus kesulitan mencari air, bahkan harus bangun malam untuk mencari air di sumur,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Ketua RT 02/RW 03 Gunung Batur II, Hafidudin. Ia mengatakan warga di lingkungannya selama ini mengandalkan sumber air terbatas dan harus bergantian untuk mendapatkannya.
“Bantuan air bersih ini sangat berarti bagi warga. Yang paling dibutuhkan masyarakat Gunung Batur saat musim kemarau adalah air bersih. Kami berharap ke depan ada solusi jangka panjang karena persoalan kekeringan ini terjadi hampir setiap tahun,” katanya.
Dengan bantuan sebanyak 10.000 liter air bersih tersebut, kebutuhan warga Gunung Batur I dan Gunung Batur II diharapkan dapat terbantu, sekaligus meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan air bersih akibat musim kemarau.


Komentar Via Facebook :