Hotspot di Sumatera Turun Signifikan, Riau Hanya 3 Titik

Hotspot di Sumatera Turun Signifikan, Riau Hanya 3 Titik

Ilustrasi

CYBER88 | Pekanbaru - Jumlah titik panas atau hotspot yang terpantau di wilayah Sumatera menunjukkan penurunan. Data pemantauan BMKG hingga Selasa (22/9/2026) pukul 23.00 WIB mencatat sebanyak 813 titik panas, lebih rendah dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai 1.149 titik.

Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 459 titik. Setelah itu terdapat Bangka Belitung dengan 246 titik, Jambi 64 titik, serta Lampung sebanyak 39 titik.

Untuk wilayah Riau, jumlah titik panas yang terdeteksi relatif sedikit. BMKG mencatat hanya ada tiga titik, terdiri dari dua titik di Kota Dumai dan satu titik di Kabupaten Indragiri Hilir.

"Sementara Provinsi Riau hanya terpantau tiga titik panas, yakni dua titik di Kota Dumai dan satu titik di Kabupaten Indragiri Hilir," ujar Forecaster BMKG Pekanbaru, Deby C., dalam keterangan prakiraan cuaca dan hotspot Riau untuk Rabu (23/9/2026).

Selain pemantauan hotspot, BMKG juga memperkirakan adanya peluang hujan di sejumlah daerah Riau pada Rabu.

Pada siang hari, hujan dengan intensitas ringan berpotensi mengguyur sebagian wilayah Rokan Hilir, Kampar, dan Kuantan Singingi.

Kemudian pada sore hingga malam, hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, Kuantan Singingi, Kepulauan Meranti, Indragiri Hulu, Dumai, serta Pekanbaru.

Sementara itu, memasuki waktu dini hari, hujan ringan hingga sedang berpotensi turun di sebagian wilayah Bengkalis dan Kepulauan Meranti.

BMKG turut mengingatkan adanya potensi hujan sedang hingga lebat yang bisa disertai petir dan angin kencang. Kondisi tersebut diperkirakan terjadi pada sore hingga malam hari di sejumlah daerah, meliputi Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, Kuantan Singingi, Kepulauan Meranti, Indragiri Hulu, Dumai, dan Pekanbaru.

Dari sisi kondisi udara, Riau diperkirakan mengalami udara kabur hingga berawan pada pagi, sore, malam, dan dini hari. Adapun pada siang hari, kondisi udara diprakirakan kabur hingga cerah berawan.

"Untuk kondisi udara, Riau diprakirakan mengalami udara kabur hingga berawan pada pagi, sore hingga malam dan dini hari. Pada siang hari, udara diprakirakan kabur hingga cerah berawan," kata Deby.

Suhu udara di Riau diprediksi berada pada rentang 23–32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 55–100 persen. Angin diperkirakan bergerak dari tenggara hingga barat dengan kecepatan sekitar 10–40 kilometer per jam.

Sementara untuk kondisi perairan, tinggi gelombang di wilayah perairan Riau diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter dan masih berada dalam kategori rendah.

"Adapun tinggi gelombang di wilayah perairan Riau diprakirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau kategori rendah," tandasnya.

Komentar Via Facebook :