Ratusan Warga Gelar Aksi Demonstrasi Tuntut Tanggung Jawab Gubernur Jambi Atas Darurat Kabut Asap Karhutla

Ratusan Warga Gelar Aksi Demonstrasi Tuntut Tanggung Jawab Gubernur Jambi Atas Darurat Kabut Asap Karhutla

Ratusan masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di depan Gerbang Gedung DPRD Provinsi Jambi, Kamis (8/10).

CYBER88 | Jambi - ​Ratusan massa yang tergabung dari berbagai elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di depan Gerbang Gedung DPRD Provinsi Jambi, Kamis (8/10). Aksi demonstrasi ini dipicu oleh situasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kian parah, menyebabkan kabut asap pekat dan mengancam kesehatan warga dalam dua pekan terakhir.

​Massa menegaskan bahwa masyarakat telah menanggung penderitaan yang luar biasa akibat pekatnya kabut asap yang mengganggu aktivitas sehari-hari dan kesehatan. Mereka menegaskan bahwa Gubernur Jambi Al Haris harus bertanggung jawab atas dampak buruk karhutla yang saat ini dirasakan langsung oleh masyarakat luas di lapangan.

​Suasana di depan gedung dewan sempat memanas ketika pihak kepolisian melarang massa masuk ke dalam kawasan Gedung DPRD Provinsi Jambi. Massa yang mendesak agar tidak dihalangi kemudian berupaya mendobrak pintu gerbang sambil terus menyuarakan tuntutan tegas agar Gubernur Jambi Al Haris segera hadir menemui para pengunjuk rasa.

​Massa aksi juga menuntut transparansi dari pemerintah daerah terkait penggunaan anggaran senilai Rp 30 miliar yang digelontorkan oleh pemerintah pusat. Dana tersebut diketahui dialokasikan khusus untuk penanganan darurat karhutla di Provinsi Jambi.

​Tidak hanya itu, para pendemo turut mendesak aparat penegak hukum untuk bersikap tegas dengan memproses hukum korporasi atau perusahaan yang diduga kuat terlibat dalam kasus pembakaran hutan. Penegakan hukum yang transparan dinilai menjadi kunci utama untuk memberikan efek jera serta mencegah terulangnya bencana serupa di masa mendatang.

​Kegeraman massa juga dipicu oleh beredarnya rekaman video Gubernur Al Haris yang merekam dirinya sendiri dari dalam helikopter saat memantau karhutla dari udara. Dalam video yang viral tersebut, gubernur tampak tersenyum sambil menyebutkan bahwa situasi masih aman, sebuah pernyataan yang dinilai pengunjuk rasa sebagai bentuk kurangnya empati terhadap penderitaan warga.

​Menanggapi aksi unjuk rasa tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Provinsi Jambi, Ariansyah, memberikan keterangan resmi kepada awak media. Ia menyampaikan bahwa Gubernur Al Haris belum dapat hadir menemui para pendemo dikarenakan masih dalam perjalanan kembali menuju Kota Jambi dari agenda luar kota.(SW)

Komentar Via Facebook :