Pemda Kabupaten Sukabumi Dinilaii Kurang Peduli Terkait 700 Warga Terdampak Proyek Tol Bocimi
CYBER88 | Sukabumi, -- Kelihatannya Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi hingga hingga sekarang dinilai kurang kepeduliannya terhadap 700 warganya di Kecamatan Sukaraja yang terdampak Proyek Jalan TOL BOCIMI, itu terasa dan terlihat sejak terjadinya Copit 19.
Demikian ungkap H.Dudung Abdullah Ketua LSM KOMPAK Kabupaten Sukabumi kepada awak media dikediaman, di Cibolang Kamis, 8 Oktober 2026.
H. Dudung Abdullah yang dikenal di Sukabumi Raya ini bukan hanya sebagai tokoh LSM saja, Dia juga sebagai Pelaku pemilik lahan yang terkena Proyek Jalan TOL BOCIMI tersebut, seluasnya sekitar 3000 M2 berada di Blok Panineungan di Desa Sukaraja Kabupaten Sukabumi .
H. Dudung Abdullah sendiri yang mendapat kepercayaan dari warga pemilik lahan terkena dampak proyek Jalan Tol BOCIMI Seksi 3 - 4 ini terus memperjuangkan Aspirasi warga yang terdampak proyek tersebut kepada semua instansi terkait sejak 9 tahun berjalan hingga kini. Namun, usahanya selalu mengalami jalan buntu ...
"Kami merasa heran , apa maunya para pejabat yang memegang kekuasaan atas proyek tersebut . Hanya janji melulu dan mengulur- ngulur waktu lalu terkesan mengabaikan. Sementara kepastian hukum nya tidak jelas !!! ." Tegasnya .
Menurutnya, dari 700 warga dari pemilik lahan yang terkena jalur Jalan TOL BOCIMI Seksi 3 - 4 ini terdapat 40 Ha lahan yang terkena imbas proyek Tol tersebut . Selama 9 tahun tahun lahan tersebut menganggur.
Pihak Panitia Pembebasan Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ), Lanjut dia, sejak awal melarang lahan seluas 40 Ha itu Tidak boleh beralih fungsi dengan alasan kuatir akan mengganggu catatan atau Data-data yang sudah falid .
“Sementara diatas lahan 40 Ha itu kebanyakan petani yang berusaha dibidang perkebunan, perikanan dan home industri . Akhirnya para pemilik lahan itu dengan terpaksa 'mencuri-curi waktu', diam-diam menggarap lahannya untuk memenuhi kebutuhannya, meskipun hatinya merasa was-was dan resah tak karuan takut kegiatannya diketahui dari para penguasa dari PPK ." Ungkapnya .
H.Dudung berpendapat, mestinya pihak Pemda Kabupaten Sukabumi turun tangan dan menangani masalah ini se-serius mungkin. Pihak Pemda sendiri sebenarnya sudah mengetahui gejolak keresahan yang terjadi ditubuh para pemilik lahan yang terkena Proyek jalur Tol BOCIMI tersebut .
Ia sendiri, Katanya, sudah beberapa kali melakukan koordinasi kepada pihak Pemda Kabupaten Sukabumi namun jawabannya selalu KLASIK ."SING SABAR... WAE...SABAAAR nanti juga Kami tangani..." itu ucapan pa Ade Suryaman Selaku Sekda Kabupaten Sukabumi yang pernah ditemui Oleh H.Dudung .
" Kalau tidak ada kepastian hukum yang tidak jelas dalam persoalan ini . Terpaksa Kami akan turun ke jalan Demo Besar-Besar-an jika perlu ke Istana Presiden, biar Bapak Prabowo tahu, betapa kacau nya penanganan Proyek Jalan TOL BOCIMI seksi 3-4 ini " Ucapnya geram .
Sementara itu Ketika para awak media berkomfirmasi ke pihak PPK di BPN Kabupaten Sukabumi . Petugas Satpam setempat mengatakan para pejabat terkait tidak ada ditempat. Sedangkan pejabat PPK dari PUPR Jarang ditempat kecuali kalau ada kegiatan , jika ingin ditemui silahkan datang ke Kantor Pusat PUPR di Jakarta . Ucapnya. (Abah Hamzah )


Komentar Via Facebook :