Bupati dan Pemda Pelalawan Sepakati Anggaran Rp 6,7 Milyar Untuk Penanganan Covid -19
Bupati-pelalawan
CYBER88.CO.ID | PELALAWAN - Akhirnya Pemda Pelalawan Riau bersama musyawarah Kabupaten atau Forkopimda setempat kembali membahas pergeseran anggaran untuk penanganan wabah Corona Virus Disease (Covin -19) .
Dalam rapat yang dipimpin langsung Bupati Pelalawan HM Harris dinyatakan bahwa anggaran disepakati menjadi Rp 6,7 Miliar.
"Anggaran total itu sudah final, setelah dibahas perhitungan matang oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Pelalawan juga sudah bisa direalisasikan terhitung hari ini. Alokasi dana penanganan Covid-19 diambil dari pergeseran anggaran di Dinas Kesehatan dan RSUD Selasih Pangkalan Kerinci," ungkap HM Harris di kantor Pemda Kabupaten Pelalawan, Jum'at (27/03,/2020)
Menurut Bupati Pelalawan bahwa anggaran yang telah dirinci secara keseluruhan yang bisa dipakai untuk penanganan Covid-19 total Rp 25 miliar dari Dinas Kesehatan dan RSUD. Namun, setelah dihitung dana yang dibutuhkan Rp 9 miliar seterusnya, mengerucut lagi menjadi Rp 6,7 miliar. Anggaran sebanyak itu diperuntukkan untuk penanganan Covid-19 adalah yang betul-betul kebutuhan ril.
Selain itu, katanya, pada disetiap OPD juga jika ada yang dapat digeser untuk penanganan COVID 19 juga masih memungkinkan. Karena Kasus COVID 19 adalah kasus luar biasa dan harus dikerjakan dengan luar biasa.
Diharapkan kerja sama Kapolres, Kejaksaan dan Inspektorat agar dapat memberikan pendampingan. Mendampingi tim Gugus terkait anggaran. Jangan sampai nanti ada masalah hukum kemudian hari. Anggaran yang disediakan sesuai kebutuhan.
Dipastikan anggaran sebanyak itu diperuntukkan dalam penanganan Covid-19 adalah yang betul-betul kebutuhan ril.
"Untuk itu kita mintak kepada kejaksaan agar dapat memberikan pendampingan hukum," harapnya.
Sebelumya menurut HM Harris bahwa anggaran secara keseluruhan yang bisa dipakai untuk penanganan Covid-19 total Rp 25 miliar.
Namun akhirnya, setelah dihitung dana yang dibutuhkan Rp 9 miliar kemudian mengerucut lagi menjadi ke angka Rp 6,7 miliar.


Komentar Via Facebook :