Giat Sosial Donor Darah 2.560 Kantong di Riau Pecahkan Rekor MURI

Giat Sosial Donor Darah 2.560 Kantong di Riau Pecahkan Rekor MURI

Rekor-muri-donor-darah-terbanyak-di-riau

CYBER88.CO.ID | PEKANBARU - Ditengah Wabah Pandemi Virus Corona atau Covid-19 yang terus menyerang Indonesia, khususnya Provinsi Riau, dan dalam rangka Bulan Suci Ramadhan, beberepa elemen masyarakat dari berbagai organisasi, pengusaha, karyawan, dan aparat, terus melakukan kegiatan sosial dalam mengurangi duka masyarakat ditengah - tengah Wabah Covid-19.

Atas dukungan, TNI, Polri, Pengusaha, Tokoh Agama, dan berbagai organisasi khususnya di Provinsi Riau, sebanyak 2.560 Kantong Darah berhasil terkumpulkan bahkan memecahkan Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Awalnya, kegiatan Sosial ini terlaksana karena adanya informasi, bahwasanya PMI Pekanbaru   mengalami krisis ketersediaan darah atau kekurangan darah dikarenakan Penerapan PSBB dan masuknya bulan suci Ramadhan.

Kegiatan sosial Donor darah tersebut dilaksanakan oleh Relawan Peduli Covid 19 Riau selama 5 hari dan diperpanjang 2 hari lagi di Ball Room Hotel Furaya, Jalan Jendral Sudirman, Kota Pekanbaru, Riau. 

Selain Donor Darah, Relawan peduli covid-19 juga menggalang bantuan APD kepada RSUD se-Provinsi Riau dan RS Swasta yang menjadi Rumah Sakit rujukan wabah covid 19 serta memberikan bantuan sosial kepada masyarakat melalui berbagai lembaga dan instansi TNI, Polri serta kelompok masyarakat. 

Peserta donor darah acara ini didukung Anggota TNI Danrem 031/Wirabima dan  anggota Polri dari polresta Pekanbaru serta pendonor sukarela dari berbagai organisasi keagamaan yakni, KBI, Walubi dll, ormas Tionghua IKPTB, HBT, dll, Projo serta PWI dan umum yang juga turut dalam kegiatan Sosial ini.

Dari hasil telaah MURI, jumlah kantong darah yang dikumpulkan tim Relawan Peduli Covid-19 Riau ini pada Gerakan 1.000 Kantong Darah Ramadan, berhasil mengalahkan negara-negara di dunia, seperti Afganistan, Saudi Arabia, Banglades, dan Malaysia.

"Dari beberapa negara itu, ternyata Tim Pekanbaru berhasil mengalahkan dan belum ada yang menandingi dengan pengumpulan kantong darah selama bulan Ramadan. Dengan ini, MURI menobatkan Tim Relawan Peduli Covid-19 dalam pemecahan rekor dunia," ujar Jaya Suprana.

Sementara itu, MURI juga memberikan penghargaan kepada sejumlah Pejabat-pejabat daerah di Kota Pekanbaru, seperti Ketua PMI kota Pekanbaru, Danrem 031/Wirabima, Kapolresta Pekanbaru, dan bpk Toni mengwakili Tim Relawan Peduli Covid-19 Riau, Tokoh Agama, dan berbagai Organisasi, selaku penggagas dan peserta kegiatan bakti sosial Gerakan 1.000 Kantong Darah Ramadhan ini.

Ketua Pelaksana Relawan Peduli Covid-19 Riau Dirmanto mengaku merasa bangga atas penobatan dan penghargaan rekor MURI ini karena dianggap telah sukses menggelar kegiatan bakti sosial untuk membantu PMI menjaga stok darah selama bulan Ramadan dan di tengah pandemi Covid-19.

Dirmanto mengucapkan rasa syukur yang sangat mendalam dengan terlaksananya kegiatan ini dan sukses mengumpulkan 2.560 kantong darah dari kegiatan tersebut hingga hari terakhir.

"Kami tak menyangka bisa mendapatkan penghargaan rekor MURI. Karena awalnya kami merasa pesimis dalam kegiatan ini, ternyata hasilnya lebih dari target. Antusias warga sangat tinggi, hingga mendapatkan hasil sempurna," tuturnya.
                                                      
"Dengan prestasi yg luar biasa dalam kegaiatan donor darah ini, kami berharap wadah bagi para Pendonor Darah seperti PDDI riau dapat segera diaktipkan karena kepengurusan PDDI baik di pusat sampai ke daerah terkesan mati suri karena telah habisnya masa aktip yg belum dilakukan musyawarah karena wabah covid 19,"Ujar Siswaja Muljadi sebagai  relawan donor darah yg juga ketua PDDI kabupaten Rokan Hilir, Riau yang sudah Demisioner.

"Ditengah Wabah Covid-19, kita peduli dengan sesama, apalagi Wabah ini efeknya panjang, dan tentunya memerlukan Stok Darah yang cukup untuk memerangi Virus ini, kita semua harus bekerjasama dan bersatu untuk melawan Virus ini, apalagi ini bulan yang baik,"pungkas Siswaja Muljadi kepada Cyber88.co.id.

(Tom/arya/suyanto)

Komentar Via Facebook :