Masyarakat Bogor Meriahkan Tahun Baru Islam 1442 Hijriah
CYBER88 | Bogor -- Tahun baru Islam yang diperingati setiap tanggal 1 Muharram tentu terasa spesial bagi para umat Islam di seluruh dunia.
Perlu diketahui, setidaknya ada 3 makna Tahun Baru Islam.
Jika pada umumnya, masyarakat merayakan tahun baru berdasarkan penanggalan masehi, Islam memperingati tahun baru berdasarkan penanggalan Hijriyah yang sudah diterapkan sejak zaman Nabi Muhammad SAW.
Pada tahun 2020, Tahun baru Islam atau 1 Muharram 1442H akan jatuh pada Kamis (20/8).
Mengutip dari laman resmi NU, Islam memiliki 12 bulan dalam satu tahun yang empat bulan di antaranya adalah bulan yang paling dimuliakan oleh Allah SWT atau yang kerap disebut bulan haram.
Keempat bulan haram tersebut ialah bulan Dzulqo’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.
Para ahli tafsir menjelaskan bahwa amalan ibadah selama bulan haram, pahalanya akan dilipatgandakan. Hal ini berlaku untuk amalan buruk di empat bulan haram tersebut juga akan di lipatgandakan.
Hal tersebut dijelaskan oleh Ibnu Katsir dalam kitab Tafsir Ibnu Katsir yang menjelaskan, "Allah SWT mengkhususkan empat bulan haram dari 12 bulan yang ada, bahkan menjadikannya mulia dan istimewa, juga melipatgandakan perbuatan dosa di samping melipatgandakan perbuatan baik."
Selain itu, tahun baru Islam juga memiliki makna mendalam dan spesial bagi umat muslim. Berikut tiga makna Tahun Baru Islam.
1. Hijrahnya Nabi Muhammad
1 Muharram juga diperingati sebagai pengingat peristiwa penting saat Nabi Muhammad SAW hijrah dari Mekkah ke Madinah yang kemudian melahirkan agama Islam. Setelah Nabi Muhammad SAW hijrah, Islam mengalami perkembangan pesat dan semakin menyebar hingga ke Mekkah dan wilayah sekitarnya.
Nabi Muhammad SAW memutuskan hijrah setelah memperoleh wahyu dan perintah dari Allah untuk menyebarkan ajaran Islam ke masyarakat.
Ketika di temuai awak media cyber88.co.id ibu Diana Rista yang mengikuti pawai obor"menuturkan"kita wajib meriahkan pawai obor setahun sekali , karna tahun baru Islam yang setiap tahun nya berganti tahun ,dan dalam tahun baru Islam ini bangsa Indonesia sedang mengalami dengan adanya wabah covid- 19, kita juga harus berdoa agar covid-19 cepat usai dan kembali dalam kehidupan normal seperti sedia kala, rabu, (19/08/20)
Pawai obor wajib memakai masker dan mengikuti protokol kesehatan demi kelancaran pawai obor,"unngkap Diana.


Komentar Via Facebook :