Wali Murid Pinta Tanggung Jawab, Kepala Sekolah Malah Mangkir

"Langkah Seribu" Atmala, Coreng Citra Pendidikan

"Langkah Seribu" Atmala, Coreng Citra Pendidikan

CYBER88 | Ciamis - Kebiasaan mangkir atau bolos, tak hanya dilakukan oleh anak-anak sekolah, namun juga ada yang dilakukan oleh kepala sekolah. Seperti yang dilakukan Atmala, S.Pd.I., M.Pd., Kepala Sekolah MI Cikarang milik Yayasan Pendidikan Islam Al-Ma'arif.

Terletak di Desa Bangunsari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kepala sekolah yang satu ini diketahui sudah membolos kurang lebih sebanyak 60 hari kerja menurut para tenaga pengajar di sana. Pasalnya, ia membolos lantaran disinyalir belum dapat mengembalikan uang tabungan siswa-siswinya yang seharusnya dibagikan.

Selasa (25/8) kemarin sekitar pukul 11.30 WIB, Atmala melakukan pertemuan dengan wali murid dan Ketua Komite Sekolah, Usep. Pertemuan tersebut membahas tentang uang tabungan kelas 6 tahun ajaran 2019/2020 yang belum dibagikan sebesar ±86 juta Rupiah dan uang wisata ±16 juta Rupiah.

Saat Cyber88 mendatangi untuk melakukan konfirmasi terkait anggaran dana BOS T.A. 2018/2019 yang nilainya ±200 juta Rupiah atas dugaan tak tepat sasaran peruntukkannya, Usep selaku Ketua Komite terkesan membubarkan pertemuan dengan wali murid.

Usep menuturkan, bahwa kegiatan sudah selesai dan di dirasa sudah cukup. Namun, saat dikonfirmasi terkait anggaran dana BOS, ia mengatakan tidak tahu-menahu dan mengarahkan untuk menanyakan langsung kepada kepala sekolah.

Atmala saat dikonfirmasi seakan enggan berkomentar sembari membalikkan badan, mengambil tas, lalu kemudian bergegas pergi dengan kendaraan roda duanya, dan hanya berkata, "Saya lagi sibuk. Ada perlu."

Jarmin, wali murid yang masih menunggu keputusan pertanggungjawaban kepala sekolah untuk tabungan anaknya senilai ±17 juta Rupiah yang juga belum diterima. Hingga pukul 14.00 WIB, Atmala tak kunjung datang, padahal baru hari itu hadir di sekolah usai ±60 hari kerja mangkir.

"Kenapa saya ditinggalkan begitu saja, sementara masalah ini belum tuntas?"

"Saya kecewa dengan kepala sekolah ini," celoteh Jarmin sambil menunggu bersama wali murid lainnya.

Satus ASN yang disandang Atmala di madrasah tersebut menjadi acuan Departemen Agama Kabupaten Ciamis agar berbenah dalam pemantauan kinerja pegawainya. Sikap Atmala tak mencerminkan kedisiplinan seorang Aparatur Sipil Negara dalam menjalankan kewajiban dan tanggung jawabnya yang merugikan banyak pihak hingga mencoreng dunia pendidikan.

Komentar Via Facebook :