Pelindo Dumai Salurkan Dana Sebesar Rp 792 Juta Kepada 16 Mitra Binaan
CYBER88 | DUMAI -- Baru-baru ini 16 mitra binaan menerima kucuran dana sebesar Rp.792 Juta dari pihak PT Pelindo I Cabang Dumai.
Pengucuran dana sebanyak itu menurut pihak PT Pelindo I Cabang Dumai, dikarenakan adanya rasa perduli dan tanggungjawab perusahaan untuk meningkatkan taraf hidup dan kesehjateraan masyarakat lingkungan kerja PT Pelindo I Cabang Dumai.
Sebagai perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam sektor jasa kepelabuhanan Pelindo I Cabang Dumai memiliki tanggung jawab besar dalam melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan melalui PKBL (Program Kemitraan dan Bina Lingkungan).
Hal tersebut menurut Bahagian Humas PT Pelindo I Cabang Dumai, Safei sejalan dengan Permen-05/MBU/2007 tentang Program Kemitraan Badan Usaha Milik Negara dengan Usaha Kecil dan Program Bina Lingkungan.
"Berpegang pada instruksi pemerintah melalui Kementerian BUMN untuk melaksanakan Program Kemitraan, Pelindo I Cabang Dumai turut andil dalam mengembangkan perekonomian masyarakat," Ujar Safei lewat WhatsApp nya Minggu ( 22/11/2020 )
Makanya menurut Safei, pihak PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Cabang Dumai, Jum at (20/11/2020) lalu membuat kegiatan penyerahan/penyaluran pinjaman lunak dana kemitraan bina lingkungan (KBL) sebesar Rp 792 juta kepada 16 mitra binaan
Dana kemitraan bina lingkungan ini menurut Safei merupakan tahap II dan III tahun 2020 dan dana tersebut menurut dia langsung diserahkan secara simbolis oleh General Manager PT Pelindo I Cabang Dumai, Jonedi Ramli setelah melalui proses seleksi super ketat.
Dan pada saat penyerahan pinjaman lunak kepada ke 16 kemitraan itu, GM PT Pelindo I Cabang Dumai menurut Safei, menyampaikan sepatah dua kata kepada pihak sipenerima pinjaman.
"Saya berharap agar pinjaman lunak yang diberikan ini dapat membantu usaha mitra binaan. Pinjaman lunak ini sebagai bukti kepedulian Pelindo kepada masyarakat agar sama-sama tumbuh dan berkembang," Ujar Safei seakan mengulang apa yang disampaikan General Manager PT Pelindo I Cabang Dumai, Jonedi Ramli pada Jumat (20/11/20) lalu
Dijelaskannya, bahwa suntikan modal pinjaman lunak tersebut diberikan kepada pelaku usaha yang menekuni berbagai bidang, baik industri, perdagangan, pertanian, pertanian, peternakan, perkebunan, jasa, dan lainnya.
Dalam program kemitraannya pihak PT Pelindo menurut Jonedi Ramli sengaja memberikan bunga cukup ringan, Jonedi sangat berharap bagi mitra binaan penerima pinjaman lunak agar dapat membayar angsuran dengan tertib sehingga manfaat program ini dapat dirasakan oleh mitra binaan lainnya.
"Harapan kita perkembangan usaha mitra binaan menjadi lebih baik dan cicilannya lancar supaya dapat dirasakan bersama, berjalan terus dan juga dirasakan oleh yang lainnya," harapnya.
Diharapkannya modal usaha yang diberikan dapat bernilai tambah bagi mitra binaan dan dalam pengembaliannya tidak macet, sehingga dapat disalurkan kepada pelaku usaha lain yang juga membutuhkan modal usaha.
Elvi Sukaisih, salah seorang pedagang tas dan saptu yang menerima pinjaman lunak dan mitra binaan lanjutan berharap agar ke depan Pelindo I Cabang Dumai dapat memberi bantuan yang lebih besar lagi.
Kemudian kepada rekannya sesama mitra binaan, Elvi meminta supaya bisa menjaga nama baik dengan cara mengembalikan pinjaman tepat waktu sehingga program ini dapat dirasakan oleh mitra binaan lainnya.
"Pertama kami mengucapkan terimakasih kepada Pelindo Dumai yang sudah peduli dan mendukung usaha kami. Mudah-mudahan pinjaman dana lunak ini bisa meningkatkan usaha mitra binaan menjadi tumbuh kembang," ucapnya.
Selain bunga pinjaman tidak terlalu tinggi, besar pinjaman dan persyaratan untuk bisa menjadi anggota kemitraan pun di PT Pelindo I Cabang Dumai pun menurut Elvi cukup gampang
"Pinjaman paling rendah Rp 30 Juta-75 Juta Rupiah dan bagi masyarakat yang berminat untuk memperoleh dana program kemitraan dan menjadi mitra binaan Pelindo I Cabang Dumai dapat mengajukan proposal permohonan sesuai KTP, Data Usaha (bentuk usaha, alamat usaha, mulai mendirikan usaha, jumlah tenaga kerja, dsb),
Data Keuangan meliputi Laporan Keuangan/Catatan Keuangan 3 bulan terakhir serta gambar atau denah lokasi usaha, fotokopi rekening Bank atau Buku Tabungan, Laporan Keuangan Sederhana dan surat pernyataan tidak sedang mendapatkan pinjaman Kemitraan dari BUMN lain." Ujar Elvi lewat WhatsApp nya, Minggu (22/11/2020) tadi.***


Komentar Via Facebook :