Iim Ibrahim, Pawon Genap 12 Tahun, Tetap Bertahan di Tengah Dinamika UMKM dan CFD
CYBER88 | CILEGON – Komunitas Pedagang Warga Kota (Pawon) memasuki usia ke-12 tahun pada 14 September 2026. Untuk memperingati perjalanan tersebut, Ketua Pawon Iim Ibrahim bersama anggota dan sejumlah mitra menggelar makan bersama secara sederhana di CFD Krakatau Junction. Sabtu (20/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti anggota Pawon serta sejumlah mitra dari unsur kepolisian, pelaku bisnis, BPP dan berbagai pihak yang selama ini mendukung keberadaan komunitas pedagang tersebut.
Iim Ibrahim mengatakan, perjalanan Pawon selama 12 tahun tidak lepas dari berbagai dinamika. Salah satu masa paling berat terjadi ketika pandemi Covid-19 melanda dan pemerintah menerapkan pembatasan kegiatan masyarakat.
Menurutnya, kebijakan tersebut berdampak langsung terhadap para anggota Pawon yang mengandalkan aktivitas perdagangan di kawasan Car Free Day (CFD) maupun sekolah. Banyak pedagang yang akhirnya kehilangan ruang untuk berjualan dan harus mencari alternatif melalui penjualan secara online
“Banyak anggota kita yang terdampak karena tidak bisa jualan di CFD, tidak bisa jualan di sekolah. Saat itu kami berusaha mengikuti kebijakan pemerintah kota. Ketika kondisi mulai memungkinkan dan masuk zona hijau, kami kembali diberikan ruang untuk beraktivitas dengan tetap menerapkan jaga jarak dan aturan yang berlaku,” ujar Iim.
Memasuki usia ke-12, Pawon juga terus melakukan pembinaan terhadap anggotanya. Iim menekankan tiga hal utama dalam setiap kegiatan CFD, yakni kebersihan, keamanan dan ketertiban.
“Setiap Minggu pagi saya selalu mengimbau anggota agar menjaga kebersihan di tempat jualannya masing-masing. Pendekatan kami lebih persuasif, membangun kesadaran supaya kebersihan benar-benar dipahami dan dijalankan seluruh pedagang,” katanya.
Selain pembinaan, Pawon juga berupaya memberikan perlindungan sosial kepada para anggotanya melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja mandiri atau pedagang. Iuran yang dibayarkan sekitar Rp16.800 per bulan.
Iim menyebut, pada awal program tersebut Pawon bekerja sama dengan Baznas dan sempat mendaftarkan sekitar 500 anggota. Namun, saat ini jumlah peserta disebut menurun sekitar 150 hingga 200 orang.
“Saya khawatir kalau terjadi kecelakaan atau musibah, anggota yang tidak aktif kepesertaannya tidak bisa ter-cover. Karena itu saya terus mengimbau anggota Pawon untuk kembali aktif menjadi peserta,” ujarnya.
Pawon juga menjalin kerja sama dengan Baznas dan BPUB dalam program tabungan kurban. Program tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada anggota untuk menyiapkan hewan kurban dan pada pelaksanaan Idul Adha tahun depan, Pawon menargetkan dapat melaksanakan kurban di kawasan CFD.
Di sisi lain, Pawon dipercaya untuk terlibat dalam pengelolaan sejumlah fasilitas UMKM. Iim menyebut pihaknya telah bekerja sama dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian untuk mengelola gedung UMKM yang sebelumnya terbengkalai di kawasan Lingkar Selatan.
Ke depan, Iim berharap kegiatan CFD dapat terus berjalan secara berkelanjutan dengan dukungan Pemerintah Kota. Ia menegaskan, Pawon akan tetap berupaya menjaga kebersihan, keamanan dan ketertiban dalam setiap kegiatan.
“Harapan saya CFD tetap berjalan seterusnya. Kami sebagai pengelola akan menjaga kebersihan, ketertiban dan keamanan. Mudah-mudahan cuaca juga mendukung sehingga anggota Pawon tetap semangat, nyaman berjualan dan omzetnya semakin baik,” pungkasnya.


Komentar Via Facebook :