Puluhan Warga Kedokanbunder Indramayu Bentrok dengan LSM
CYBER88 I Indramayu -- Puluhan warga terlibat bentrok dengan sekelompok orang anggota salah satu LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat). Peristiwanya terjadi di lokasi proyek pengecoran jalan Desa Jayalaksana Kecamatan Kedokanbunder Kabupaten Indramayu, Sabtu (28/11/2020).
Pemicu bentrokan lantaran warga kesal proyek jalan di desa setempat dihentikan paksa oleh LSM tersebut. Padahal sudah bertahun-tahun warga menanti jalan di desa mereka diperbaiki.
Peristiwa ini terjadi saat pelaksana pekerjaan (kontraktor) akan melaksanakan pengecoran jalan sepanjang 300 meter di desa setempat. Persiapan telah dilakukan termasuk mendatangkan truk ‘ready mix’ berisi beton cor.
Namun, saat akan dimulai pengecoran, datang sekelompok orang yang mengaku dari sebuah LSM. Kepada kontraktor, para anggota LSM itu meminta agar kegiatan rencana pengecoran jalan dihentikan.
Mereka beralasan adanya penyimpangan pada proyek pengerjaan jalan tersebut. Diantara penyimpangan itu adalah tidak adanya papan informasi proyek yang seharusnya menjadi hak publik.
Adu mulut pun terjadi antara kontraktor dan LSM. Beberapa anggota LSM itu bahkan nekat memblokade akses masuk proyek menggunakan kayu dan bambu. Aksi blokade itu ternyata memancing kemarahan warga setempat.
Tanpa dikomando, warga lalu menyerang para anggota LSM yang masih berada di lokasi proyek dengan membawa kayu, bambu bahkan senjata tajam warga mengejar mereka.
Mendapat serangan tak terduga, para anggota LSM memilih kabur meninggalkan lokasi. Beruntung tak lama setelah itu datang anggota Polsek Kedokanbunder, segera melerai bentrokan sehingga tidak bertambah parah.
Jika tidak segera diamankan polisi, sejumlah anggota LSM yang tak sempat melarikan diri nyaris diamuk warga. “Warga mungkin kesal karena sudah lama jalan desanya ingin dibangun. Giliran mau dibangun, ada LSM yang dinilai warga mengganggu jalannya pekerjaan,” ungkap Herman, warga setempat.
Kapolres Indramayu AKBP Hafidh S Herlambang melalui Kapolsek Kedokanbunder Ipda Trio Tirtana Heifudin membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Namun, situasi dapat dikuasi sehingga wilayah setempat kembali kondusif. Kapolsek saat itu juga melakukan pendekatan kepada tokoh masyarakat setempat agar ikut membantu menenangkan warga.
Sementara itu salah seorang anggota LSM yang mengaku telah menjadi korban pemukulan oleh warga, kini sedang menjalani proses visum berencana melaporkan kasusnya.
“Sekarang situasinya sudah aman, proyek juga berjalan kembali. Untuk pelaporan salah seorang anggota LSM yang mengaku menjadi korban pemukulan, kami tetap terima. Hasilnya seperti apa, tentu akan bisa diketahui dari hasil pemeriksaan para saksi dan bukti lainnya,”katanya kepada awak media CYBER88.” (Epul)


Komentar Via Facebook :