Sebuah Rumah Warga Blok Katapang Kota Banjar Rusak Tertimpa Longsor Tebing 10 Meter

Sebuah Rumah Warga Blok Katapang Kota Banjar Rusak Tertimpa Longsor Tebing 10 Meter

CYBER88 | Kota Banjar -- Sebuah rumah warga di Kota Banjar tepatnya di Blok Katapang rusak akibat tertimpa material longsor dari tebing setinggi 10 meter. Kini penghuni rumah mengungsi ke rumah kerabat karena khawatir terjadi longsor susulan.Senin(14/12/2020).

Tanah dari rumah Ili longsor menimpa rumah Saup dan istrinya Nyai di jalan Situ mustika Rt05/Rw02 blok katapang Desa.Karangpanimbal Kecamatan urwaharja  Kota Banjar.

 Tebing setinggi 10 meter yang ada di samping rumah Iwin longsor setelah terjadi hujan deras selama lebih dari dua jam.

"Kejadian longsor itu Senin,(14/12/2020), dan untuk proses pembersihan baru besok, soalnya sampai sekarang pun hujan masih deras dan belum terlihat akan reda.Kata Nyai Pemilik rumah yang terkena longsor.

Akibat bencana longsor tersebut tembok rumah bagian pinggir Nyai jebol di dua titik. Selain itu sebagian atap rumah juga rusak tertimpa tanah yang terbawa longsor.

Menurut Iwin "Dari kemarin itu sebelum longsor terjadi, curah hujan di sekitar kota Banjar ini memang cukup deras. Tapi Alhamdulillah longsor ini tidak sampai menimbulkan korban luka atau jiwa, semua penghuni selamat," jelasnya.

Iwin pun menjelaskan, untuk rencana membersihkan material longsor, puluhan warga  bersama aparat desa dan instansi terkait akan dilaksanakan besok secara bergotong-royong.Ujarnya.

Sementara itu terkait kejadian longsor itu, Saup dan keluarganya, untuk sementara waktu mengungsi ke rumah kerabat yang lebih aman, karena khawatir terjadi longsor susulan.

"Malam itu saya disuruh untuk ngungsi dulu, karena kondisinya masih rawan," ujarnya.

Iwin menjelaskan peristiwa tanah longsor di rumahnya itu sudah terasa pirasatnya sejak kemarin dan jauh dari sebelumnya ga terbayang akan mengakibatkan tembok rumah jebol.

"Tebing ini memang cukup rawan, dulunya sangat curam, karena sudah diturap jadi, sekarang agak landai,dan diperkirakan kerugian kami mencapai sekitar 50 Juta Rupiah" jelasnya.

Pemerintah Kota Banjar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, sebab intensitas curah hujan dalam beberapa pekan terakhir cukup tinggi. Sedangkan perkampungan warga banyak yang berada di dekat tebing dan jurang.(Sultan Dori)

 

Komentar Via Facebook :