Diduga Adanya Pungli BST Kementan di Desa Lampuyang Majalengka
CYBER88 | Majalengka – Dengan adanya wabah Covid -19, Pemerintah terus melakukan upaya penanggulangan dan pemulihan ekonomi, dengan menurunkan beberapa program bantuan untuk masyarakat, termasuk untuk para petani.
Bantuan tersebut diberikan karena buruh tani juga salah satu profesi yang terdampak covid-19. Penyaluran bantuan itu didistribusikan melalui kantor pos di setiap kecamatan.
Bantuan Sosial Tunai (BST) yang disalurkan Kementerian Pertanian bagi para buruh Tani, secara tunai untuk 3 Bulan senilai Rp.1,8 Juta untuk tiap penerima.
Buruh tani juga terbagi menjadi tiga, yakni buruh tani yang langsung dari buruh tani, buruh tani yang dipekerjakan dan buruh tani yang punya lahan,"
Namun, sangat disayangkan, ternyata masih ada pihak-pihak yang memanfaatkan bantuan sosial tersebut. Tak hanya itu, dalam pendataanpun seperti kurang seklektif.
Seperti halnya yang terjadi di wilayah Desa Lampuyang Kecamatan Talaga Kabupaten Majalengka, Jawa barat, Sejumlah penerima BST mengaku dimintai kembali sejumlah uang yang diterimanya oleh pihak Pemerintah Desa. Sejumlah warga penerima bantuan mengaku aneh, bantuanya dipungut kembali.
"Saya merasa kecewa uang yang sudah kami terima diminta kembali oleh pihak desa sebesar Rp.200 ribu, dengan alasanya yang tidak jelas". Ungkap salah satu penerima bantuan yang tak mau disebut namannya saat ditemui Cyber88.co.id.
Adanya dugaan pungli tersebut, Cyber88.co.id mencoba menghubungi Kepala Desa Lampuyang melalui telepon.
Kades Lampuyang mengakui hat tersebut dan mengatakan, "Iya pak,,, pungutan tersebut betul saya lakukan dan kalau boleh tau, warga yang mana yang bicara itu pak?
Namun, Kades seolah bungkam dan tidak menjelaskan tujuan adanya pemungutan BST Kementan tersebut dan komunikasi terputus.
Selang berapa lama, Cyber88.co.id menerima pesan dari Kades via WhatsApp, dengan isi pesannya " Maaf pak barusan saya sedang sibuk, ada warga dikantor Polsek Pak".
Sampai berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi yang jelas dari Kepala Desa dan belum diketahui tujuan adanya pemungutan BST Kementan di Desa Lampuyang (Tatang/Haris)


Komentar Via Facebook :