Indonesia–Korea Selatan Sepakati Integrasi QR Lintas Negara, Transaksi Digital Kian Praktis dan Efisien

Indonesia–Korea Selatan Sepakati Integrasi QR Lintas Negara, Transaksi Digital Kian Praktis dan Efisien

CYBER88 | Banyumas — (BI) bersama (BoK) resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait sistem pembayaran berbasis kode QR lintas negara.

Kesepakatan ini diteken langsung oleh Gubernur BI dan Gubernur BoK dalam rangkaian yang berlangsung di , .

Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan konektivitas dan interoperabilitas sistem pembayaran digital berbasis QR code antara kedua negara, yakni melalui integrasi dengan sistem QR milik Korea Selatan yang akan ditetapkan oleh BoK.

Dorong Transaksi Lebih Cepat dan Terjangkau

Melalui kolaborasi ini, masyarakat Indonesia dan Korea Selatan nantinya dapat melakukan transaksi lintas negara dengan lebih cepat, mudah, dan biaya yang lebih rendah. Inisiatif ini juga membuka peluang besar bagi pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk menjangkau pasar internasional secara lebih efisien.

Selain itu, kerja sama ini akan melibatkan berbagai pelaku industri, termasuk operator sistem pembayaran dan penyedia jasa keuangan digital, guna memastikan implementasi berjalan optimal melalui tahapan uji coba sebelum diterapkan secara luas.

Dalam pernyataannya, Perry Warjiyo menegaskan bahwa integrasi sistem pembayaran lintas negara ini menjadi langkah konkret dalam mendukung agenda global, khususnya .

Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan skema transaksi mata uang lokal guna menjaga stabilitas makroekonomi sekaligus meningkatkan efisiensi transaksi bilateral.

Kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem pembayaran digital yang lebih inklusif, transparan, dan terintegrasi di tingkat internasional.

Sebagai standar nasional yang diluncurkan oleh Bank Indonesia sejak 2019, QRIS menghadirkan berbagai keunggulan, di antaranya kemudahan penggunaan, interoperabilitas antar aplikasi pembayaran, serta tingkat keamanan yang tinggi.

Dengan hanya memindai satu kode QR, pengguna dapat melakukan transaksi di berbagai merchant tanpa perlu berganti aplikasi. Sistem ini juga meminimalkan risiko kebocoran data karena tidak memerlukan informasi sensitif seperti nomor kartu.

Ke depan, perluasan kerja sama internasional seperti ini diharapkan semakin memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem ekonomi dan keuangan digital global. (Mardianto)

Komentar Via Facebook :