Kerja Keras Panitia dan Pemdes Karangwungulor Dalam Program PTSL

Kerja Keras Panitia dan Pemdes Karangwungulor Dalam Program PTSL

CYBER88 | Lamongan -- Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap atau yang biasa disebut PTSL adalah sebuah program yang berhasil dibuat oleh Pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan hukum atas hak atas tanah yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia.

PTSL memberikan kesempatan bagi masyarakat yang belum mendaftarkan tanah miliknya yang berada di seluruh wilayah Republik Indonesia dalam satu wilayah desa atau kelurahan. Salah satu desa di Kabupaten Lamongan yang mendapatkan program PTSL tersebut adalah Desa Karangwungulor, Kecamatan Laren.

Panitia PTSL dan Pemdes sangat bekerja keras demi kelancaran program ini. Hal itu terlihat meskipun lokasi yang di ukur sangatlah sulit tapi mereka semua tetap semangat untuk melakukan nya demi membantu masyarakat.

Rokhim, S.Pd.I Kepala Desa Karangwungulor saat di temui media di Kantor Desa setempat mengatakan, "Saya merasa sangat senang dengan adanya program PTSL ini karena masyarakat pasti akan terbantu sekali. Dengan pengalaman saya sendiri pernah mengurus sertifikat mandiri biayanya begitu mahal itupun jadinya tidak bisa di pastikan berapa lama. Kami berharap semuanya berjalan lancar, aman dan kondusif", ujarnya Sabtu, (16/01).

"Dengan adanya program PTSL ini mari kita buat kesempatan memperbaiki hubungan sama tetangga dan saudara yang jauh, karena itu adalah salah satu syarat untuk memperlancar jalannya program ini. Jangan sampai sebaliknya dengan adanya program PTSL kita jadi berselisih antar tetangga karena batas patok tanah, "terangnya.

Di tempat yang sama Rohmat ketua panitia PTSL juga mengatakan, "Alhamdulillah mas warga sini Insya Allah menyadari tidak ada yang sampai terjadi perselisihan antar tetangga, karena sebelumnya warga sini juga telah di himbau oleh pemerintah desa kalau ada yang berselisih tidak boleh ikut program PTSL tersebut", Ucapnya.

"Program ini kan harus di ukur semuanya, yang paling berat itu pengukuran yang berlokasi di ladang, dan Rawa yang airnya mencapai 1 meter, jadi seluruh panitia dan Pemdes harus bekerja ekstra keras dengan kondisi lokasinya seperti itu," Ungkapnya. (Dan)

Komentar Via Facebook :