Kapal Tongkang  Pengangkut Batu Bara di Berhentikan Warga Payuputat

Kapal Tongkang  Pengangkut Batu Bara di Berhentikan Warga Payuputat

CYBER88 | Prabumulih - Penghentian lalu lintas Kapal Tongkang yang melintas di Sungai Lematang Kelurahan Payuputat Kecamatan Prabumulih Barat Sumatra Selatan yang mengangkut batu bara PT. LCL di lakukan masyarakat setempat. Senin, (22/03/21).

PT. LCL yang beroperasi sejak tahun 2020 kemarin  melintas di Sungai Lematang mengakibatkan tergerusnya tanah dan tanaman warga yang berada di tepian Sungai Lematang amblas.

Tanpa adanya kompensasi penyebab puluhan warga Kelurahan Payuputat menghentikan kegiatan Kapal Tongkang yang akan melintas menuju ke pelabuhan pengisian batu bara yang berada di Desa Gunung Raja Kabupaten Muara Enim  Sumatra Selatan .

Sobrianto ketua RT. 01 RW. O9 Kelurahan Payuputat saat di konfirmasi kru media cyber88.co.id tentang adanya penghentian kapal Tongkang batu bara membenarkan kejadian tersebut. 

Alasannya karena warga sangat resah dengan kebisingan maupun kerusakan tanah dan tanaman yang berada di pinggir Sungai Lematang dari tahun 2020 tidak ada kompensasi kepada warga. Keadaan tanah dan tanaman sepanjang bibir sungai ini longsor akibat ombak dari kapal Tongkang yang melintas.

Di tempat lain, kru media mencoba mencari informasi terkait masalah ini kepada warga di sekitar Sungai Lematang Ufik.

"Saya selaku warga ingin pihak PT. LCL untuk memberi kami ganti rugi bagi, yang tidak ada kerjaan di beri pekerjaan karena di desa kami banyak yang belum bekerja. Mungkin dapat di pekerjakan di tambang atau di aktifitas kan di Kapal Tongkang sesuai kemampuan yang kami mampu," tutup Ufik.

Komentar Via Facebook :