Lewat Virtual, Sesditjen P2P RI Sosialisasi Perlunya Pengawasan Kesehatan Terhadap Alat Angkut
CYBER88 | Dumai--- Baru baru ini Sekretaris Direktorat Jendral Pencegahan dan Pengandalian Penyakit (Sesditjen P2P) dari Kementerian Kesehatan RI, dr.Muhamad Budi Hidayah, Mkes melakukan sosialisasi secara virtual dengan menggunakan video zoom akan perlunya pencegahan penyakit dari alat angkut di laut
Acara yang dihadiri oleh Dirpolair Polda Riau, KKP Riau-Kepri, KKP Pekanbaru, KKP Tembilahan dan KKP Tanjung Balai Karimun, INSA Dumai dan PT. Kembang Samudera Insfeksi Service (penanggung jawab acara sekaligus sponsor)
Plt Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) Dumai, Hamzah menyampaikan tujuan sosialisai ini juga berguna bagi kesehatan kapal, karena kapal 2 ini dinyatakan sebagai salah satu sunber yang bisa mendatangkan penyakit.
"Saat ini, kebersihan dan kesehatan kapal yang sangat penting dalam upaya melakukan pencegahan dari berbagai macam penyakit, terutama penyebaran virus covid-19," kata Hamzah.
Dengan ada kegiatan sosialisasi ini, hendaknya semakin memperketat dan meningkatlan kesehatan atau kebersihan untuk kapal. Karena pada kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh para pengusaha dan pemilk kapal.
Sementara itu, Kasubdit patroli polair polda Riau, Akbp Ronal Sumaja Sik, menyampaikan permintaan maaf dari Dirpolair Polda Riau yang tidak dapat hadir karena kegiatan lain yang bersifat urgent.
Ditpolair Polda Riau merupakan garda terdepan dalam pengamanan perairan dalam negeri, juga Riau yang berbatasan langsung dengan Perairan Selat Malaka.
Untuk itu atas adanya acara sosialisasi Penyehatan Alat Angkut ini hendaknya semua peserta yang hadir menjadikannya untuk memperkuat dan menekan penyebaran virus covid-19.
"Kegiatan sosialisasi ini, sangat penting dan perlu diketahui oleh para peserta yang hadir terutama para pemilik atau pengusaha kapal, karena bahaya penyakit paling rentan masuk melalui kapal jika kesehatan kapal tidak terjamin," kata Ronal.
Sementara itu Sesditjen P2P Kemenkes RI, dr. Muhamad Budi Hidayah, Mkes yang menyampaikan pidatonya secara vritual melalui video zoom.
Sesditjen menyampaikan masih memburuknya wabah covid-19 membuat pemerintah masih membatasi semua akses kegiatan masyarakat.
Dalam waktu dekat ini, puluhan ribu pekerja migran dari Malaysia akan masuk melalui pelabuhan Dumai, hendaknya sebagai warga negara yang baik menyambut kedatangan mereka tentu dengan kesiapan peralatan terutama menyangkut pemeriksaan covid-19.
"Pemerintah akan tetap berupaya untuk meningkatkan kesehatan di pelabuhan terutama bagi pemilik kapal, karena jika kapal dalam keadaan sehat maka penyebaran penyakit akan jauh berkurang terutama yang terjadi saat ini covid-19, ungkapnya," ucap Sesditjen.
Dalam pemaparan sosialisasi yang dipercayakan kepada PT. Kembang Samudera Insfeksi Service (PT.KSIS) sebagai sponsor acara, Direktur PT. KSIS Adam Tirolli memaparkan dampak dan manfaat dari kebersihan kapal.
Dalam pemaparannya PT. KSIS sebagai penangung jawab untuk penyehatan alat angkut menyampaikan untuk alat kebersihan kapal ini sangat efektif membinuh virus atau binatang yang mendatangkan sumber penyakit, hanya dalam waktu 1x24 jam hewan tersebut akan mati.
"Racun atau gas yang digunakan dalam membersihkan kapal ini cukup berbahaya jika pemakainnya tidak sesuai ketentuan atau berlebihan bisa membahayakan kesehatan manusia dan berdampak kematian," ungkap Adam.
Pada akhir acara para peserta dan pihak penyelenggara memberikan cendera mata kepada peserta dan juga disertai dengan memberikan santunan kepada 50 orang anak yatim.


Komentar Via Facebook :