Akhirnya Kepala BPJN XIV Sulawesi Tengah Buka Suara, Terkait Program PKT Drainase

Akhirnya Kepala BPJN XIV Sulawesi Tengah Buka Suara, Terkait Program PKT Drainase

CYBER88 | Palu - Setelah beberapa kali di beritakan media online terkait program Kementerian PUPR di masa pandemi Covid 19, berupa program Padat Karya Tunai (PKT) yang di kerjakan secara swakelola oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulteng dengan melibatkan tenaga kerja di pedesaan.

Kepala BPJN XIV Sulteng Muhammad Syukur.ST.MM, pada akhirnya membeberkan terkait Program PKT di Sulteng, ketika di temui wartawan cyber88.co.id di kantornya, jalan MT.Haryono no. 18 Palu. Rabu, (28/04/21)

"Pada prinsipnya kami (BPJN) tidak ada yang di tutup-tutupi, mungkin hanya cara pandang kita yang berbeda," ucap Muhammad Syukur.

Untuk BPJN XIV Sulteng terkait Program PKT mendapat alokasi anggaran sebesar Rp.46,697.084.000, dengan target penyerapan tenaga kerja sekitar 602 orang.

 Anggaran tersebut terbagi pada 3 kepala satuan Kerja (wilayah I,II dan III) dengan 17 Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sebagai pengelola langsung program PKT.

Seperti halnya salah satu PPK ruas jalan Tinombo-Molosifat yang di jabat oleh Reza Maulana Hermawan, yang pekerjaan program PKT-nya beberapa kali sempat naik di salah satu media online.

Untuk diketahui, tahun 2021 ruas jalan tersebut mendapat alokasi anggaran PKT sebesar Rp.1,768.000.000, dengan target pembangunan drainase (parit) sepanjang 2,5 kilo meter.

"Terkait masalah paket dan program yang ada di BPJN XIV Sulteng, kami instruksikan pada semua PPK kalau ada pekerjaan yang tidak sesuai spek silahkan di perbaiki," tutup Muhammad Syukur.

Komentar Via Facebook :