Silalahi: Hutan Pinus Gundul, Banjir Bandang Luluh Lantak Objek Wisata Danau Toba
CYBER88 | Simalungun - Intensitas hujan tinggi beberapa hari lalu yang terjadi di wilayah Indonesia, membuat beberapa ruas jalan penghubung banjir.
Banjir bandang yang terjadi di kabupaten Simalungun tepatnya di Jl. Siborong-borong, kecamatan Sibagindang, provinsi Sumatera Utara pada Kamis (13/05/21) terjadi di siang hari dimana masyarakat yang biasanya beraktivitas ke ladang mengalami hari yang buruk. Jumat, (14/05/21).
.jpeg)
Saat media cyber88.co.id turun ke lapangan, salah seorang warga marga Silalahi cerita perihal banjir bandang yang terjadi saat ini dimana menurut beliau, banjir bandang tahun ini banjir terparah dari tahun sebelumnya.
"Tidak pernah terjadi sebelumnya banjir bandang seperti ini di Simalungun to, ini lah banjir terparah yang kami warga Simalungun alami. Seperti yang ito lihatlah, sudah banyak fungsi hutan yang berubah sejak adanya PT. Toba Pulp berdiri di sini, harusnya air hujan itu tertahan di akar pohon kan to, sekarang disuruh keluar kerumah kami. Bukannya tak pernah kami protes akan keberadaan PT tersebut, tapi tau lah to kalau sudah uang yang berbicara, suara rakyat pun di bungkam, sekarang kami yang harusnya bisa ke ladang nanam sayur, tak bisa lewat dan tak bisa beraktivitas, kemana kami mau mengadu akan hal ini to," ucap Silalahi kepada kru media cyber88.co.id di lokasi kejadian.
Akibat banjir tersebut, arus lalulintas yang akan memasuki kabupaten Simalungun dan dari kabupaten Simalungun sendiri mengalami kemacetan.
Tampak beberapa rumah warga terendam lumpur yang terbawa banjir, sehingga warga sekitar masyarakat bahu membahu untuk menyingkirkan material banjir yang ada di perumahan dan di jalan utama.
Menurut informasi yang dikumpulkan, saat ini pemerintah daerah Simalungun sudah turun kelokasi untuk membantu masyarakat memulihkan jalan penghubung antar kabupaten tersebut.


Komentar Via Facebook :