Sebagian Warga Dumai Kaget Hasil PCR Corona Berbeda
CYBER88 | Dumai - Akhir ahir ini, sejumlah warga Dumai meragukan hasil PCR / Swab karena sejumlah warga yang dinyatakan Reaktif (Positif ) terpapar virus Corona kabarnya berupaya mencari kebenaran hasil PCR / Swab tersebut dengan cara melakukan Rapid Tes Antigen ke tempat lain.
Dan ternyata menurut sumber, banyak pasien yang merasa terkejut dengan adanya hasil Rapid Tes yang bertolak belakang dengan hasil PCR / Swab di satu rumah sakit.
"Saat menjalani PCR / Swab, saudara saya di nyatakan reaktif/Positif, tetapi setelah kami lakukan Rapid Tes Antigen ke tempat lain hasilnya negatif. Lalu mana yang benar alat mereka itu," ungkap salah seorang warga yang namanya tidak di sebut beberapa waktu lalu kepada kru CYBER88.
Untuk menjawab pertanyaan dan keraguan sejumlah warga atas adanya seorang pasien yang dinyatakan Reaktif / Positif saat PCR/ Swab dan dinyatakan Negatif saat menjalani Rapid Tes, kru CYBER88 mencoba konfirmasi kepada dua orang di Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 kota Dumai.
Dan dari hasil konfirmasi kru CYBER88 dengan Juru Bicara Tim Gugus Penanganan Covid -19 Kota Dumai, dr. Saiful mengatakan, "hasil rapid Tes Antigen bisa berubah bila dilakukan PCR/ Swab. Makanya pihak kami, maksud saya Tim Satuan Penanganan Covid -19 lebih dominan dan percaya hasil PCR/ Swab ketimbang hasil Rapid Tes Antigen," ujar juru bicara tim Satuan Penanganan Covid -19 dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai itu melalui telfon seluler. Senin, (21/06/21).
Hal senada juga disampaikan dr. M. Hafidz Permana selaku Koordinator Data dan Informasi pada Tim Satuan Tugas Penanganan Covid -19 di Kota Dumai.
"Selamat siang Pak (jurnalis CYBER88), perbedaan hasil PCR dan Rapid Antigen sangat mungkin terjadi, terutama pada pasien yang tidak bergejala atau gejalanya sangat ringan. Karena PCR menangkap keberadaan Virus dengan menemukan Materi Genetik (RNA) dari si Virus tadi.
Jadi PCR itu bisa menemukan virus meskipun jumlah virusnya saat itu sedikit atau bahkan bangkainya virus pun masih bisa dideteksi oleh PCR. Sedangkan Rapid Antigen itu mendeteksi Antigen (bukan materi genetik) dari si Virus, makanya rapid antigen Positif / Reaktif bila jumlah virus sedang banyak dan juga hampir selalu ditandai dengan pasien yang menunjukkan gejala Covid -19," ujar pegawai Dinas Kesehatan Kota Dumai via WhatsApp.
Dan hasil untuk yang akan di lakukan sama oknum si pasien menurut Hafiz adalah hasil PCR.
"Mana yang dipakai, yang dipakai adalah hasil PCR Test, karena PCR Test adalah Gold Standar Pemeriksaan Diagnosis Covid-19.Ini penjelasan singkat saya ya Pak," tutup Hafiz.


Komentar Via Facebook :