Setahun Jadi Pajangan, Excavator Pindad di PUPR Pelalawan Dipertanyakan
CYBER88 | Pelalawan - Satu unit alat berat jenis excavator buatan PT. Pindad (Persero) tipe Excava 200 Ampibhious, kini "terpajang" di halaman parkir kantor Dinas PUR Pelalawan. Alat berat mewah itu sudah hampir setahun parkir di halaman PUPR Pelalawan, tanpa dimanfaatkan. Sabtu, (20/06/21).
Devid Amriady selaku investigasi Forum Riau Bersatu kepada CYBER88, menyoroti excavator yang nilainya meraup puluhan milyar APBD pelalawan tahun 2019/2020, masa kepemimpinan Bupati HM Harris, kini tidak tepat sasaran ke arah pembangunan.
"Seandainya anggaran dana alat berat amfibi Pindad itu, diarahkan untuk kesejahteraan masyarakat dan pembangunan perkantoran Bhakti Praja sudah efesien. Namun Excavator Amfiby tersebut cuma dipajangkan," jelas Devid pada Minggu (19/06/21).
Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan membeli dua unit ekskavator buatan PT. Pindad (persero) tipe Excava 200 Ampibhious seharga Rp.10,2 miliar satu unit excavator yang bisa mengapung di atas air ini dibandrol Rp. 5,1 miliar.
Alasannya bahwa alat tersebut dibeli khusus untuk membersihkan daerah sungai dan rawa. Selain itu, excavator amfibi buatan PT. Pindad ini lebih efektif membersihkan sungai dan rawa dibandingkan excavator yang ada pada umumnya.
Pada tahun lalu, excavator yang bisa mengapung di atas air ini disebut sangat mudah mengatasi masalah sungai yang ada di Pelalawan selama ini.
"Namun kenyataannya, pengoperasian alat Pindad itu cuma hanya promosi saja saat membersihkan pinggiran sungai jalan lingkar Pemda jembatan kilo 40 Kerinci dan juga digunakan untuk kegiatan di obyek wisata Tadjuik Langgam," ujar Devid, seraya minta kepada Bupati Pelalawan Zukri, untuk mengarahkan pihak PUPR, agar excavator amfibi itu dimanfaatkan.
Disebutkan pada 08 Januari 2019 lalu, masa Bupati Pelalawan dijabat HM. Harris bersama pejabat pemerintahan, Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan serta anggota dari berbagai fraksi melaksanakan kunjungan kerja sama ke PT. Pindad (Persero).
Ketika itu, Direktur Utama Abraham Mose, Direktur Bisnis Produk Industrial, Heri Heriswan serta jajaran dari Direktorat Bisnis Industrial menerima rombongan di Auditorium Gd. Direktorat Pindad Bandung.
Sementara Plt Kadis PUPR kabupaten Pelalawan MD. Rizal saat dikonfirmasi via selulernya, tak menjawab.**


Komentar Via Facebook :