Giat Pembersihan Sampah di Gua Garuda Oleh KOMMAPALA WINNETOU dan HIMAPEKA WARADIPA

Giat Pembersihan Sampah di Gua Garuda Oleh KOMMAPALA WINNETOU dan HIMAPEKA WARADIPA

Pembersihan Sampah di Gua Garuda Oleh Mapala Riau (Istimewa).

CYBER88 | Pekanbaru - Dua MAPALA, yaitu KOMMAPALA Winnetou Fakultas Teknik Universitas Riau dan HIMAPEKA WARADIPA Universitas Lancang Kuning, dimana tim Ekspeditor total berjumlah 26 orang berangkat dari Homestay KOMMAPALA Winnetou ke lokasi ekspedisi di Desa Aliantan, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau pada Jumat (09/07/21) lalu. Sabtu, (17/07/21).

 KOMMAPALA Winnetou sendiri sudah pernah melakukan Ekspedisi Gua Riau yang pertama Agustus-Oktober 2020 dan Ekspedisi Gua Riau kali ini merupakan Jilid II, sedangkan HIMAPEKA WARADIPA merupakan kali pertama.

Aktifitas pengambilan sampah didalam Gua oleh Mapala asal Riau (Foto istimewa)

Sesampai di lokasi, tim ekspeditor yang berjumlah 26 orang disambut oleh M. Rois Zakaria SE, selaku kepala desa Aliantan di aula kantor desa Aliantan, M. Rois Zakaria berpesan agar kegiatan yang dilakukan tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku serta menjaga perilaku dan sikap selama berkegiatan. 

“Di desa Aliantan sendiri terdapat 11 gua dan 11 air terjun, yang mana hanya beberapa dari gua dan air terjun tersebut yang sudah di Eksplore oleh masyarakat dan warga sekitar," ucap M. Rois Zakaria.

Kemudian Tim melanjutkan perjalanan menuju lokasi Gua Garuda dan sampai pada pukul 18.15 WIB, kegiatan yang akan dilakukan di desa Aliantan yaitu eksplorasi gua dan pemetaan.

 Adapun gua yang menjadi lokasi kegiatan ini yaitu Gua Garuda dan Gua Kuali. Tim dibagi menjadi 2 yaitu tim eksplor dan tim pemetaan. Tim Pemetaan berjumlah 7 orang dipimpin oleh Natasya Novianti,dan tim eksplor berjumlah 19 orang dipimpin oleh Husnul Fikri.

Pada Sabtu, 10/07/2021, briefing singkat yang dipimpin oleh korlap Abby Hendriansyah dan Ari dan didapat hasil bahwa tim pemetaan memetakan Gua Garuda dan tim Eksplor mengeksplorasi Gua Kuali. 

Pemetaan dimulai pukul 09.00 WIB, saat tim melakukan pemetaan di Gua Garuda ternyata terdapat sampah-sampah kemasan didalam Gua Garuda. 

Melihat kondisi ini tim pemetaan berinisiatif untuk melakukan aksi bersih di Gua Garuda. Perlu diketahui bahwa Gua Garuda sendiri merupakan Gua yang sudah dijadikan tempat wisata dan saat ini sedang ditutup dikarenakan pandemi covid-19.

"Sejatinya sebuah Gua itu tempat untuk eksplorasi dunia pendidikan, tapi selama kami melakukan pemetaan, banyak terdapat sampah non organik dan seperti kita ketahui bahwa sampah non organik itu butuh waktu bertahun-tahun untuk diuraikan.

Jadi kami dari Mapala di dua Universitas ini ingin menyampaikan bahwa gua Garuda dan gua Kuali ini selain tempat untuk gali ilmu pendidikan, juga sebagai tempat rekreasi baru di Riau. Jaga kebersihan alam di sekitar gua dan tempat tinggal masyarakat sekitar," ucap Vita.

Minggu, 11/07/2021 pukul 09.00 WIB, tim pemetaan melanjutkan pemetaan Gua Garuda hingga pukul 11.00 WIB dan dilanjutkan oleh eksplorasi Gua Garuda yang dilakukan oleh tim eksplor. 

Pemetaan dan Aksi Bersih Gua dilakukan dan mencapai target yang telah ditentukan, tim ekspedisi gua riau jilid II memutuskan untuk menutup kegiatan ekspedisi ini dengan dihadiri oleh Kepala Desa Aliantan dan Juru Kunci Gua Garuda dan dilanjutkan oleh pemberian plakat kepada Kepala Desa dan Masyarakat Aliantan oleh KOMMAPALA WINNETOU dan HIMAPEKA WARADIPA.

Komentar Via Facebook :