Dugaan Pungli Oknum Ketua RW 18 di Pasar Simpang Baru Panam Yang Juga Memaki dan Menghina Warga

Dugaan Pungli Oknum Ketua RW 18 di Pasar Simpang Baru Panam Yang Juga Memaki dan Menghina Warga

CYBER88 | Pekanbaru - Cuplikan sebuah video yang beredar luas di masyarakat terkait wajah yang diduga seorang Ketua RW 18, di Panam, Pekanbaru.

Video Pungutan Liar (Pungli) yang diduga dilakukan oleh Ketua RW 18 bernama Yurni Elok, tepatnya di Jalan Budidaya, Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru beberapa waktu lalu kepada para pedagang Pasar Simpang Baru Panam dengan meminta uang ronda keamanan untuk RT/RW setempat. Sabtu, (08/10/21).

Video yang berdurasi waktu 02 menit 47 detik tersebut berhasil direkam oleh warga yang ada di Pasar Simpang Baru Panam, yang memperlihatkan rombongan Ketua RT 03 dan RW 18 yang begitu emosional saat aksinya direkam menyebarkan selembaran surat ke para pedagang dengan mengatakan "ini tidak ilegal ya pak" dalam bahasa daerahnya.

"Iko ndak ilegal yo pak, iko jale pak, RT/RW keamanan Rundo. Kalau ado yang bilang iko ilegal, ndak jale do. Orang karajo," ucap Ketua RW 18 ini dalam rekaman.

Kemudian, si perekam menyampaikan ke para pedagang untuk meminta karcis dari Yurni Elok sebagai bukti telah membayar.

"Bos, minta aja karcis, karena pak Mail ada pada saat itu. di APSI apak ado Ndak. Pertama kali ronda dikeluarkan dimana, di APSI atau RT/RW," ujar si perekam suara itu.

Kemudian, di dalam video yang berdurasi 01 menit 15 detik, seseorang yang diduga sebagai anggota Ketua RW 18 Yurni Elok, ketakutan saat aksinya mengambil uang dari pedagang terekam Camera.

"Ini karcis APSI kok bisa jadi karcis RT/RW, SK nya APSI ndak RT/RW. Apak tahu masalanyo. SK nya dari APSI tolong kaluakan SK APSI Baliak," tambah Perekam suara dalam bahasa daerahnya kepada orang yang diduga anggota Ketua RW 18 yang melakukan pengutipan uang kepada para pedagang.

Dengan rasa takut karena aksinya terekam kamera, si tukang kutip menyampaikan bahwa dia hanya disuruh.

"Gaek cam awak ko tahu nya diperintah orang ajo nya. Kalau mau SK dari APSI beko awak bawa, jadi Iko (karcis RT/RW) Ndak jale ko," ucap si tukang kutip sambil menyerahkan karcis ke si perekam suara.

"Legalitas ko ndak jale, apak tau tu, pak mailq tau tu. tandatangan ko harus nyo tigo, Iko zurzani tandatangan nyo mano,tolong kaluakan baliak," kata si perekam lagi.

Diakhir Video, si perekam menyampaikan, bahwa Pasar Simpang Baru Panam ini bukan pasar RT/RW.

"Jangan kalian gada - gada disiko, Iko ndak pasar RT/RW do. Masalahnyo ronda ko SK nya dari APSI bukan RT/RW," bebernya.

Perlu diketahui, anak dari Pemilik Pasar Simpang Baru Panam bernama RR pada bulan Juni 2021 ditangkap bersama kedua orang karyawan atas laporan Pungli yang dibuat Ketua RW 18 Yurni Elok.

Sementara itu, video dugaan pungli yang dilakukan Ketua RT dan RW 18 dengan penjelasan didalam karcis Ronda keamanan tanpa ada Cap/Stempel oleh Dinas sebelum anak pemilik pasar simpang baru panam ditangkap polisi. 

Dalam Video tersebut, Ketua RW.18 Yurni Elok melontarkan sejumlah kata-kata kotor, kasar, hina serta menyebut maling kepada warga yang merekamnya.

Hingga saat ini, Ketua RW 18 Yurni Elok selalu mengklaim kepada para pedagang, bahwa Pasar Simpang Baru Panam milik Pemerintah Kota Pekanbaru yang dikelola Disperindag tanpa ada Bukti Dasar dan alas Hak. 

Terkait hal ini, Awak Media mengkonfirmasi kepada Ketua RW.18, Yurni Elok pada Jum'at sore (08/10/2021) pukul 15.34.WIB. Sayangnya, Yurni Elok hanya membaca pesan konfirmasi, namun tidak mau merespon. (Tim)

Komentar Via Facebook :