Deklarasi Damai, 11 Calon Kades Berkomitmen Ciptakan Suasana yang Kondusif

Deklarasi Damai, 11 Calon Kades Berkomitmen Ciptakan Suasana yang Kondusif

CYBER88 | Lamsel -- Sebanyak 11 para Calon Kepala Desa se-Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, dari 4 desa mengikuti deklarasi damai tingkat kecamatan, Senin (18/10/2021).

Deklarasi damai dilakukan untuk mengantisipasi akan adanya konflik pasca Pilkades serentak gelombang pertama tanggal 28 Oktober 2021mendatang, guna menciptakan rasa aman nyaman kondusif, seluruh calon kepala Desa sepakat mematuhi protokol kesehatan selama tahapan pemilihan.

Adapun kedelapan Desa yang mengikuti Pilkades serentak diantaranya: Desa Sidorejo 2 calon, Sukabanjar 4 calon, Bandar Dalam 2 calon dan Banjarusri 3 calon.

Camat Sidomulyo, Erman Suheri mengatakan, deklarasi damai dilakukan agar para calon kepala desa bisa menciptakan suasana yang sejuk aman dan damai.

"Serta berkomitmen menciptakan situasi yang kondusif sesuai dengan deklarasi damai yang sudah ditanda tangani bersama," terang Camat.

Dalam pelaksanaan pilkades damai nanti agar tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menerapkan 5 M, diantaranya memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas, tambah nya.

Ia meminta, agar para calon Kedes bisa menenangkan para tim suksesnya agar selalu bersama-sama untuk mengarahkan pada kegiatan-kegiatan yang positif dan tidak melakukan money politik.

Lebih lanjut dirinya berharap agar bersama-sama sepakat mematuhi dan melaksanakan setiap tahapan Pilkades secara damai, sopan, bermartabat dan penuh rasa tanggung jawab.

“Menurut Erman, jabatan Kades ini hanya titipan sementara, jadi isilah nantinya dengan kegiatan yang positif, agar pemilihan Kades ini bisa berjalan dengan kondusif," ungkap dia.

Sementara Kapolsek Sidomulyo, Iptu Ilham Effendi, berpesan kepada panitia dan perangkat desa untuk tidak memihak salah satu calon kepala desa.

Bila hal itu terjadi, kata dia, maka tidak menutup kemungkinan kerawanan gangguan kamtibmas akan terjadi.

Untuk itu agar para calon harus dapat mengendalikan pendukungnya, kemudian para calon kades harus ikhlas menerima apapun hasil akhir dari pemilihan tersebut, setelah selesai pemilihan harus tetap menjaga situasi supaya tetap kondusif.

“Tak hanya itu, perangkat Desa juga dihimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang akan memecah belah kerukunan warga, tidak mengadu domba para pendukung calon Kades karena dapat mengganggu kesuksesan jalannya pilkades mendatang,” ujarnya.

Di ketahui pilkades serentak saat masa pandemi covid-19 berbeda dengan sebelumnya, TPS ada disetiap dusun, guna untuk mencegah kerumunan yang terdahulu hanya satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di setiap desa,

Deklarasi damai dilaksanakan secara virtual yang terpusat di Pemerintah Kabupaten (pemkab), disetiap kecamatan dihadiri forum komunikasi pimpinan kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, panitia penyelenggara dan Penjabat Kades serta calon kepala desa. [Andy/Met]

Komentar Via Facebook :