Langkah Tepat Jika Bupati dan Para Anggota DPRD Karawang Sepakat Menempatkan RS Jadi Sekwan

Langkah Tepat Jika Bupati dan Para Anggota DPRD Karawang Sepakat Menempatkan RS Jadi Sekwan

CYBER88 | Karawang -- Beberapa waktu lalu Bupati Karawang sudah menggelar mutasi, rotasi dan promosi jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan kerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang.

Terdapat 194 pejabat yang dilantik dan disumpah jabatan. Terdiri dari jabatan eselon IV, III dan satu pejabat eselon II.

Tetapi jumlah tersebut baru sebagian kecil dari total kekosongan jabatan yang belum terisi, dan untuk mutasi serta rotasinya juga dianggap belum maksimal.

Pasalnya, masih banyak kekosongan jabatan eselon IV, III. Begitu juga dengan eselon II yang belum diopen biddingkan, begitu juga dengan rotasi jabatan eselon II, yaitu kalangan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Tapi tidak demikian apa yang diungkapkan oleh Andri Kurniawan selaku pemerhati politik dan pemerintahan. Dirinya menduga untuk mutasi, rotasi dan promosi jabatan akan dilakukan secara bertahap.

"Saya memperhatikan, Bupati memiliki skema tahapan secara berkelanjutan untuk melaksanakan mutasi," ujarnya, Selasa (9/11/2021).

"Menurut saya hal seperti itu tidak perlu untuk dipersoalkan. Selama aspek pelayanan dan optimalisasi kinerja Pemkab Karawang masih stabil dan efektif, tidak jadi soal, karena kekosongan jabatan untuk sementara waktu bisa diisi dulu oleh Pelaksana Tugas (Plt), yang artinya rangkap jabatan oleh satu pejabat," ungkap Andri.

Kemudian pada saat ditanya terkait rumor akan ada pergantian Sekretaris Dewan (Sekwan) pada Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karawang, dengan nada santai, Andri mengutarakan,

"Pergeseran atau yang biasa disebut rotasi, itu sesuatu hal yang sangat lumrah. Sebagaimana sumpah ASN, siap ditempatkan pada posisi dan jabatan apa pun,

Perihal rumor itu memang sudah santer terdengar, tapi itu semua kembali kepada Bupati, yang kemudian perlu juga meminta pendapat serta masukan unsur anggota DPRD. Karena yang namanya Sekwan, meskipun jabatan karir, tetapi lembaganya berbeda dengan OPD lain. Notabene Sekwan berada dilingkungan orang - orang yang berbassic politik,

Untuk itu, figur pejabat eselon II yang menduduki jabatan Sekwan harus orang yang lues, humble dan pandai menjalin komunikasi dengan semua unsur, bukan hanya dilingkungan internal saja,

Melainkan dengan eksternal pun harus piawai, sebab lingkungan DPRD sangat intens sekali berhubungan dengan eksernal, namanya juga rumah rakyat," terang Andri.

"Ya kalau rumornya yang akan menduduki jabatan Sekwan itu adalah Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), yaitu pak Ridwan Salam. Saya anggap sangat tepat, Secara keilmuan, pengalaman dan kualitasnya sudah benar-benar teruji," tandasnya.

Andri juga menambahkan, Beliau sewaktu masih eselon IIIA, pernah menduduki jabatan Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah (Kabag Umum Setda) Karawang.

Diposisi tersebut pak Ridwan lumayan cukup lues, humble, dan akomodatif terhadap semua kalangan. Sehingga kalau ditempatkan pada jabatan Sekwan sangat pas,

Tapi bukan berarti Sekwan yang sekarang tidak bagus dalam bekerja. Saya anggap pak Uus juga secara normatif, kinerjanya lumayan bagus, karena Ia memang orang kerja.

Secara administratif lumayan bisa diandalkan. Tetapi jika Bupati dan kawan-kawan anggota DPRD punya kehendak lain untuk menunjuk pak Ridwan Salam sebagai penggantinya, itu lebih baik,

Dan sebagai bentuk saran serta masukan untuk Bupati dan para anggota DPRD Karawang. Saya menyarankan, agar sekalian merombak total jajaran para Kepala Bagian (Kabag) di Setwan, supaya lebih optimal lagi kinerja jajaran personel di Sekretariat DPRD Karawang, pungkasnya. [Hys]

Komentar Via Facebook :