Saat Pandemi, Dedi Iskandar Memilih Jemput Bola untuk Jaring Aspirasi
CYBER89 | Labura - Situasi pandemi Covid-19 membuat banyak hal harus menyesuaikan dengan kondisi yang ada. Termasuk kegiatan reses anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, dimana jumlah peserta yang hadir dibatasi. Kali ini acara berlangsung bertepatan di Jl. Besar Aek Buru - Padang Laut Desa Batu Tunggal Kecamatan NA IX-X - Labuhanbatu Utara.
Menyambut kedatangan anggota DPRD Provsu komisi D, Dedi Iskandar, SE masyarakat Desa Batu Tunggal menyanyi marsanji Marhaban dan pembukaan reses dilanjutkan dengan membacakan ayat suci Al-Quran serta Doa untuk mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.
Dalam sambutannya anggota DPRD Provsu komisi D Dedi Iskandar, SE mengatakan, “Kondisi ini tentu kurang maksimal untuk saya bisa menjaring aspirasi dari masyarakat karena masih Pandemi Covid-19, maka untuk itu saya jemput bola mengambil aspirasi masyarakat, dengan cara bersilaturahmi dan tsaya selaku anggota DPRD Provsu bertanggung-jawab dengan warga yang memilih saya sewaktu Pileg tahun 2019.
"Untuk itulah saya rajin turun ke bawah atau turba, guna mendengar keluh kesah, keinginan dan harapan masyarakat,” kata Dedi Iskandar, SE, anggota komisi D DPRD Sumut, kepada masyarakat saat Reses I Tahun Sidang III 2020-2021 di titik ke 5, Rabu (10/11/2021).
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini memilih opsi jemput bola, berkeliling menemui masyarakat dari wilayah satu ke wilayah lain. Selain bisa bertemu masyarakat dan menyerap aspirasi, Dedi Iskandar juga bisa melihat secara langsung kondisi wilayah yang dikunjungi.
Salah satunya sebuah Desa di Perbatasan dengan Kabupaten Labuhanbatu, maka untuk itu Dedi Iskandar mengunjungi Dusun II, Desa Batu Tunggal, Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura). Di wilayah yang berbatasan dengan Kabupaten Labuhanbatu itu, Dedi Iskandar menilai dikarenakan wilayah jauh dengan kota oleh sebab itu wilayah yang jauh dan jarang tersentuh program Pemda Labura.
“Banyak hal yang menjadi pemicunya. Bisa jadi sosialisasi program-program pembangunan kurang tersampaikan sampai wilayah-wilayah seperti ini, 100 unit Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sudah terealisasi, 137 bantuan listrik gratis yang sudah terealisasi, bantuan pembangunan Masjid, dan kedepannya UMKM Kita Semua Saudara tahap II yang sebelumnya tahap 1, dimana satu Desa 1 penerima UMKM, untuk kedepannya akan kita bantu setiap Dusun 1 penerima,” katanya.
Selain itu, dari hasil dialog dengan warga setempat, juga ada kendala lain yang muncul. Misalnya pembangunan jalan menuju Desa Batu Tunggal, Bantuan Sosial (Bansos) PKH, Bantuan Taman Baca, Penyeberangan getek dekat SD bisa tembus ke Pinang Lombang, penambahan sumber air bersih Pamsimas, belum tersentuh nya pembangunan Dusun Sipolongat, Desa Pematang baik jalan dan aliran penerangan listrik dirumah masyarakat.
“Semua aspirasi ini menjadi catatan kami untuk dibawa dalam rapat dan menjadi pokok pikiran dalam program pembangunan ke depan,” katanya.
Sementara Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Labuhanbatu Utara, Ustadz H. Panji Pandu Susilo Siregar, Lc, M.Si mengatakan tujuan pertama kita yang pertama bersilaturahim anggota dewan dari partai PKS harus senantiasa dekat dengan masyarakat. Menyerap aspirasi dan ini titik ke 5 dari reses 1, Beliau datang kesini untuk menjemput bola tentang aspirasi masyarakat.
“Kami saat ini juga telah membuka lebar-lebar pendaftaran yang ingin bergabung di PKS di Kabupaten Labuhanbatu Utara yang menyasar ke generasi muda. Harapnya regenerasi berjalan dan perjuangan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bagi rakyat terus kami lakukan, termasuk nantinya bagi generasi penerus di partai kami,” katanya.
Turut hadir dalam reses Camat NA IX-X diwakili oleh Nasrun Hidayat Rambe, Kepala Desa Batu Tunggal diwakili oleh Sekdes, Bhabinkamtibmas Polsek NA IX-X Aiptu Samson Siregar, Ketua DPD partai PKS, ustadz H. Panji Pandu Susilo Siregar, Lc, M.Si, Pendamping PKH Desa Batu Tunggal Bapak Rudi Deni, Sesepuh Jawa Pujakesuma Desa Batu Tunggal Bapak Paino, Tokoh Masyarakat Bapak Pasaribu, Tokoh Agama dan warga Desa Batu Tunggal. (MaelLee)


Komentar Via Facebook :