BP2MI Memantau Langsung Masiswa ITB Stikom Bali Di Hari Pertama Pelatihan Bahasa.
Para mahawiswa ITB Stikom Bali beserta jajaran BP2MI
CYBER88 | Bandung -- Pelatihan bahasa bagi mahasiswa ITB Stikom Bali yang mengikuti program Kuliah sambil bekerja ke Jepang mulai dilaksanakan pada hari Senin, 22 November 2021. Bertempat di Asrama Kampus Merdeka ITB Stikom Bali, Kabupaten Bandung.
Ade Setiawan (Ketua LPPK Al-Malik Tumaritis) yang menpasilitasi para Mahasiswa ditempat pelatihan berharap agar para mahasiswa serius dalam pembelajaran agar segera juga diberangkatkan ke Negeri Sakura (Jepang).

Berslogankan "Man jada Wajada" yang artinya barang siapa yang bersungguh-sungguh ia akan mendapatkan hasilnya, diharapkan mampu memotivasi para mahasiswa agar benar-benar serius dalam pembelajaran tersebut.
Selain Ade, ada juga dari pihak BP2MI (Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia) yang mendukung para Mahasiswa bahkan dihari pertama penbelajaran, Rombongan BP2MI Jawa Barat datang dan memantau langsung alur pembelajaran.

Dalam kesempatan tersebut, Redi perwakilan BP2MI menyampaikan terkait dengan sudah dibukanya kembali pintu masuk ke Jepang dengan berbagai bidang pekerjaanpun sudah tersedia kembali diantaranya :
1. Care Worker (Kaigo)
Isi pekerjaan bidang ini berupa perawatan fisik untuk lansia seperti memandikan, membantu saat makan atau buang air, serta menjaga mental dan fisik lansia yang diurus. Terdapat juga layanan bantuan tambahan seperti membantu jalan-jalan, berolahraga, dan lain sebagainya. Kunjungan ke rumah pasien (home visit) tidak termasuk ke dalam bidang ini.
2. Agriculture (Nougyou)
Isi pekerjaan bidang ini berupa pertanian tanaman umum (manajemen kultivasi, panen, pengiriman dan pemilihan produk pertanian, dll.), peternakan hewan (manajemen pakan ternak, panen, pengiriman dan pemilihan produk peternakan, dll.).
Jumlah klasifikasi ujian keterampilan kerja: 2
Jenis visa ini berada di bawah naungan Menteri Pertanian, Kehutanan dan Perikanan.
3. Food Service Industry (Gaishokugyou)
Isi pekerjaan bidang ini berupa pekerjaan industri restoran secara umum (menyiapkan makanan, pelayanan pelanggan, manajemen restoran).
Jumlah klasifikasi ujian keterampilan kerja: 1
Jenis visa ini berada di bawah naungan Menteri Pertanian, Kehutanan dan Perikanan.
Dengan berlakunya visa ini, di masa mendatang Jepang mungkin tidak hanya menjadi tujuan wisata favorit tetapi juga menjadi tujuan pekerja asing untuk mencari nafkah.
Redi sendiri menjelaskan bahwa pihak BP2MI akan membantu mencarikan bidang-bidang pekerjaan yang dibutuhkan para mahasiswa, itupun kami bisa bantu pada bidang pekerjaan yang sudah kembali dibuka pihak Jepang, "Ucap Redi.
Mahasiswa jangan khawatir dan ragu, fokus saja belajar agar secepatnya bisa memperoleh sertifikat bahasa dan segera diberangkatkan ke Negeri Sakura tersebut, "Tambahnya.
Setelah mendapatkan penjelelasan dari pihak BP2MI tersebut, para mahasiswa pun semakin bersemangat untuk belajar, ditambah lagi Sensei (Guru) pengajarnya masih sangat muda dan langsung mampu beriteraksi dengan baik.

Dengan Sensei nya yang masih muda diharapkan para mahasiswa tidak canggung dalam proses pembelajaran dan cepat mengerti dengan materi-materi yang disampaikan. (Minasan_26)


Komentar Via Facebook :