Camat: Permintaan Riksus Ke Inspektorat Kuansing Telah di Sampaikan

Diduga Selewengkan Dana Desa, Kepala Desa Sitorajo Kari Zulhendri Kabur

Diduga Selewengkan Dana Desa, Kepala Desa Sitorajo Kari Zulhendri Kabur

CYBER88 | Kuansing - Kepala Desa Sitorajo Kari Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi Riau Zulhendri tiba- tiba kabur meninggalkan tugas selaku Kepala Desa sejak 4 Januari 2022 silam. Rabu, (26/01/22).

Kaburnya kepala Desa Sitorajo Kari itu diduga adanya kegiatan di Desa Sitorajo Kari yang tidak tuntas pengerjaannya, di tambah adanya persoalan keluarga.

Kepada Cyber88 Camat Kuantan Tengah Agus Iswanto,SSTP saat di konfirmasi membenarkan hal itu. Kepala Desa Sitorajo Kari itu tidak menjalankan tugas sejak 4 Januari 2022 silam, tanpa di ketahui pasti kemana kepergiannya.

" Iya bang. Terhitung tanggal 4 Januari 2022 beliau meninggalkan desa dan tak bisa di hubungi," ujar Camat Kuantan Tengah Agus Iswanto ketika dihubungi Cyber88.co.id Rabu (26/1/2011) malam.

Saat ditanya, berapa besaran anggaran kegiatan Desa yang tidak tuntas pengerjaannya itu, Camat Kuantan Tengah Kuansing Agus Iswanto menjawab, "besaran nya lumayan juga," ungkap nya.

Lanjut Camat, pihak kecamatan sudah konfirmasi kepada pihak keluarga, perangkat desa dan Badan Perwakilan Desa (BPD), terkait kaburnya Zulhendri Kepala Desa Sitorajo itu. 

Pihak keluarga (bapak beliau) tanggal 13 Januari 2022, mengatakan bahwa beliau komunikasi terakhir sekitar tanggal 6 Januari 2022, mendapat informasi bahwa posisi Kepala Desa sedang di Rengat dalam rangka mau menjual tanah. Namun, setelah itu sudah putus kontak tak bisa di hubungi lagi.

"BPD sudah melaporkan secara tertulis kepada kami (Camat,red) dan kami pun sudah melaporkan secara tertulis kepada Bapak Plt Bupati Cq. Kadis Sosial PMD. Untuk permintaan Pemeriksaan khusus  (Riksus) ke Inspektorat juga kami sampaikan secara tertulis," sebut Camat.

Dijelaskannya juga, kalau alasan atau penyebab kepergiannya kita tidak tahu pasti. Namun hasil monitoring dan evaluasi kami berkemungkinan karena adanya kegiatan-kegiatan yang tidak selesai di Desa." Pungkas camat.

Komentar Via Facebook :